Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pontjo Sutowo: Anggota FKPPI Siap Bela Negara Lawan Covid-19

Masyarakat Indonesia bisa mencontoh masyarakat Korea dan Jepang dalam menghadapi virus Corona.

Pontjo Sutowo: Anggota FKPPI Siap Bela Negara Lawan Covid-19
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Keluarga Besar FKPPI, Pontjo Sutowo menegaskan, keluarga Besar Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri (FKPPI) berperan aktif bersama Pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Peran aktif tersebut diwujudkan melalui gerakan sosial penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan alat perlindungan diri (APD).

"Anggota FKPPI itu punya pemahaman yang sama dalam mempertahankan NKRI. Karena maju atau tidaknya suatu bangsa maka yang bertanggung jawab adalah bangsa itu sendiri. Tidak ada bangsa lain yang turut serta untuk bisa mempertahankan bangsa itu sendiri," ujar Pontjo Sutowo dalam keterangan pers tertulis, Jumat (10/4/2020).

Pontjo mengatakan, perang yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah peperangan nirmiliter. "Menghadap perang nirmiliter itu bermacam - macam. Satu di antaranya yakni perang melawan penyebaran Covid-19," tandasnya.

Baca: Mulai Hari Ini, KRL Commuter Line Hanya Beroperasi Sampai Pukul 18.00 WIB

Karena itu, Pontjo mengatakan anggota FKPPI yag merupakan anak-anak dari para pendiri negara harus bergerak cepat melakukan aksi bela negara.

Baca: Karaokean dengan Kader PDIP, Wahyu Setiawan Habiskan Rp 40 Juta Sebelum Dicokok KPK

"Upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang dilakukan anggota FKPPI itu bermacam-macam, ada yang menggelar diskusi, membagikan masker, penyemprotan disinfektan. Intinya mengajak semua orang untuk berperan serta melawan Covid-19," paparnya.

Baca: Legislator PKS: Pemerintah Perlu Berikan Insentif Fiskal untuk Hindari Gelombang PHK

Pontjo menegaskan, saat ini tidak ada lagi istilah super hero untuk melawan penyebaran virus Corona.

Dia mengatakan, seharusnya dalam situasi menghadapi wabah virus Corona, semua pihak bersatu dan bekerjasama untuk bergotong royong apa yang bisa dilakukan tanpa harus saling menyalahkan pihak lain.

"Hilangkan saling menyalahkan, kalau penanganan ini gagal maka yang dirugikan adalah masyarakat. Makanya kita saling sadar diri untuk berbuat yang terbaik untuk bangsa," kata dia.

Menurutnya, masyarakat Indonesia bisa mencontoh masyarakat Korea dan Jepang dalam menghadapi virus Corona.

Masyarakat Korea dan Jepang sangat patuh dengan aturan yang ditetapkan pemerintahnya. Sehingga dengan cepat mengatasi wabah Covid-19 tanpa harus berlarut-larut menghadapinya.

Terkait gerakan sosial FKPPI yang juga melibatkan Anak Kolong Bikers Indonesia, Pontjo memaparkan, Anak Kolong Bikers Indonesia merupakan komunitas anak motor yang anggotanya juga FKPPI.

Dia mengatakan, komunitas ini juga memiliki semangat gotong royong yang tinggi untuk berbuat yang terbaik demi masyarakat.

"Kita juga memiliki tanggung jawab untuk tidak merusak citra orang tua. Kita punya moral untuk membangun bangsa karena maju atau tidaknya suatu bangsa, dari kita sendiri, bukan bangsa lain," tegasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas