Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Effendi Gazali Singgung Data Anies soal Ribuan Pemakaman dengan Protokol Corona: Yang Hoaks Siapa?

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali menyinggung soal data korban Covid-19.

Effendi Gazali Singgung Data Anies soal Ribuan Pemakaman dengan Protokol Corona: Yang Hoaks Siapa?
Tribunnews/JEPRIMA
Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali saat wawancara khusus dengan Tribun dikediamannya di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Kamis (2/5/2019). Dalam kesempatan tersebut Effendi Ghazali yang juga merupakan pengaju pemilu serentak di Mahkamah Konstitusi mengajak kepada keluarga anggota KPPS yang meninggal mengajukan tuntutan dan pertanggungjawaban kepada seluruh pihak terkait. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali menyinggung soal data korban Covid-19.

Hal itu diungkapkan Effendi Gazali saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club pada Selasa (14/4/2020).

Effendi Gazali bahwa untuk mengatasi Virus Corona bukan hanya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Rasanya PSBB malam ini Datuk Karni Ilyas dan seluruh pemirsa perlu kita beri bobot bukan lagi Pembatasan Sosial Berskala Besar, tapi setidaknya Paradigma Sosial Berskala Benar."

"Bahkan kalau mau ke atas lagi peradaban sosial yang berskala benar," kata Effendi.

Lalu, ia menyinggung data yang diungkapkan oleh Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono.

Pandu Riono mengatakan penularan Virus Corona sudah terjadi sejak Februari 2020.

"Saya mau kasih lihat contohnya, tadi kita punya dua data, satu data dari Pak Prof Pandu dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UI ya datanya tadi, saya catat itu dengan jumlah orang yang akan meninggal, kemudian kasusnya, kalau intermes tidak cepat."

"Kalau pulang mudik katanya bisa satu juta lebih akan terjadi kasus."

"Dia mengatakan penularannya sudah terjadi sejak sebetulnya di Februari dan selanjutnya," singgung Effendi.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas