Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penangkapan Terduga Teroris

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Surabaya Diketahui Terpapar Radikalisme di Lapas Madura

Hasil pendalaman Densus 88, terduga teroris JHR atau AH‎ bergabung dengan JAD Jawa Timur ketika menjalani hukuman di Lapas Madura.

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Surabaya Diketahui Terpapar Radikalisme di Lapas Madura
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Asep Adi Saputra 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terduga teroris berinisial JHR atau AH yang diamankan Densus 88 Antiteror Polri di Jalan Kunti, Sidotopo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/4/2020) kemarin merupakan jaringan dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur.

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan dari hasil pendalaman Densus 88, terduga teroris JHR atau AH‎ bergabung dengan JAD Jawa Timur ketika menjalani hukuman di Lapas Madura.

"Lanjutan perkembangan penanganan terduga teroris di Surabaya, ‎JHR atau AH ini pernah terlibat kasus pidana umum lalu menjalankan masa hukuman di Lapas Madura. Disaat itulah dia mengenal tokoh JAD Jatim saat sama-sama menjalani masa hukuman," ucap Asep di Bareskrim Polri, Jumat (24/4/2020).

Baca: Pembahasan Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja Ditunda, Jokowi: Sesuai Keinginan Pemerintah

Asep melanjutkan karena sering berinteraksi dengan tokoh JAD ketika sama-sama di Lapas Madura, akhirnya JHR atau AH terpapar paham radikalisme.

"Karena pergaulan sehari-hari, ada penularan pembelajaran paham radikal yang diterima JHR atau AH. Sampai dia bergabung dengan JAD Jawa Timur‎ dan ditangkap Densus 88," tutur Asep.

Baca: Kucing Kesayangan Pembawa Kebahagiaan di Rumahnya Telah Mati, BCL Titip Salam untuk Ashraf Sinclair

Senjata api dan amunisi

aro Penmas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono membenarkan Densus 88 Mabes Polri menangkap satu terduga teroris di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/4/2020).

"Benar ada penangkapan satu terduga teroris inisial JHR, tadi pagi pukul 09.20 WIB di Jalan Kunti, Sidotopo, Surabaya. Ini. Tempat ekspedisi barang," ucap Argo saat dikonfirmasi Kamis (23/4/2020) malam.

Baca: Pemain Persebaya Surabaya Ini Rajin Bersepeda di Tengah Covid-19, Ini Himbauan Gaselly Jun Panam

Baca: Ada Larangan Mudik, Ini Ketentuan Mengajukan Refund Tiket ke ASDP

Argo melanjutkan dari tangan JHR yang adalah warga Kabupaten Malang itu, Densus 88 menyita barang bukti berupa dua pucuk pistol jenis FN.

"Disita juga satu laras panjang beserta ratusan amunisi," tambah Argo.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko juga membenarkan sejumlah petugas Densus 88 mengamankan seorang terduga teroris di Kota Surabaya.

"Iya benar ada," singkatn‎ya saat dikonfirmasi awak media, Kamis (23/4/2020).

Ditanya mengenai kemana terduga teroris itu diamankan, ‎Trunoyudo enggan menyebut karena teknis penangkapan merupakan kewenangan Mabes Polri.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas