Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

BPIP : Hari Waisak, Teladan Dharma di Tengah Pandemi Corona

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengucapkan selamat Hari Raya Waisak 2564 BE yang jatuh pada Kamis 7 Mei 2020.

BPIP : Hari Waisak, Teladan Dharma di Tengah Pandemi Corona
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Romo Benny Susetyo. 

‎Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengucapkan selamat Hari Raya Waisak 2564 BE yang jatuh pada Kamis 7 Mei 2020.

Perayaan Waisak ini begitu spesial sebab umat Buddha memperingati tiga peristiwa penting, yakni lahirnya Sidharta Gautama, penemu dan pencetus Agama Buddha, tercapainya Sidharta Gautama dalam tahap penerangan Agung serta menjadi Buddha, dan hari dimana Buddha Gautama wafat.

Baca: 30 Ucapan Selamat Hari Waisak, Bisa Dikirim ke WA atau jadi Status di Facebook, Instagram

Baca: 25 Ucapan Selamat Hari Raya Waisak, Kamis 7 Mei 2020, untuk Update Status di WhatsApp, Facebook

Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, Romo Benny Susetyo menjelaskan umat Buddha dan masyarakat dapat meneladan Sidharta Guatama terkait keutamaan dalam dharma khususnya ditengah pandemi Covid 19 atau virus corona.

"Dalam menghadapi pandemi ini, kita bisa belajar dari Sidharta Gautama yang mengajarkan keutamaan dalam dharma. Intinya welas dan cinta kasih kepada semua mahluk hidup," imbuh Romo Benny dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).

Romo Benny menjelaskan dharma sangat dibutuhkan bangsa ini dalam merespon pandemi corona, seperti semangat welas asih terhadap sesama manusia yang mengalami penderitaan akibat badai corona.

Wujud dharma ini juga diyakini memperkuat kesadaran kita sebagai Bangsa Indonesia untuk mampu bangkit mengatasi dampak virus corona.

"Semangat dharma menjadi kebajikan dan keutamaan publik untuk bersatu padu mengatasi corona. Untuk nusa dan bangsa kita bersama bergotong royong, bergerak bersatu dalam satu kata. Mari kita berbagi untuk saudara kita yang terkena dampak," tutupnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas