Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hanafi Rais Mundur dari PAN, Mumtaz Rais Sindir sang Kakak hingga Kabar Partai Baru Amien Rais

Hanafi Rais mengundurkan diri dari PAN. Mumtaz sindir kakaknya tidak dewasa dalam berpolitik hingga kabar akan adanya partai baru Amien Rais.

Hanafi Rais Mundur dari PAN, Mumtaz Rais Sindir sang Kakak hingga Kabar Partai Baru Amien Rais
Kolase Kompas.com
Hanafi Rais putuskan mundur dari politik karena nilai PAN lebih memihak ke pemerintah. Mumtaz Rais anggap sang kakak baper dan tidak dewasa dalam berpolitik. 

"Apa yang diperjuangkan untuk rakyat? Selalu mengekor kepada siapapun yang berkuasa," papar Putra.

Terkait akan adanya partai baru yang dibuat Amien Rais, pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Ujang Komarudin menilai tinggal tunggu waktu.

"Soal partai baru hanya soal waktu saja. Indikasinya jelas, Amien Rais disingkirkan, Mulfachri Harahap dicopot dari pimpinan Komisi III."

"Hanafi Rais mengundurkan diri, lalu kubu Amien Rais juga tak diakomodir," ujar Ujang ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (7/5/2020).

Ujang mengatakan, potensi kemunculan partai baru akan semakin membesar melihat tidak adanya islah dan rekonsiliasi.

Yang ada malah konflik yang tak kunjung mereda di internal pimpinan Zulkifli Hasan tersebut.

"Jadi soal partai baru, kemungkinan besar akan berdiri sebagai pecahan dari PAN."

"Tapi sebenarnya sangat disayangkan jika PAN pecah."

"Partai yang lahir dari rahim reformasi sayang jika harus terbelah menjadi dua," kata dia.

Soal akan ada partai baru buatan Amien Rais pasca-mundurnya Hanafi Rais juga diungkapkan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno.

Menurut Adi Prayitno, partai baru bentukan Amien Rais hanya tinggal menunggu waktu saja.n

"Amien Rais punya segalanya untuk bikin partai politik baru. Ketokohan dan para loyalisnya masih kuat."

"Tinggal tunggu waktu saja," katanya saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (7/5/2020).

Namun, Adi mengingatkan tantangan jika Amien hendak membuat partai politik baru.

Tantangan itu, lanjut Adi, adalah meloloskan partai ke DPR RI untuk berkontestasi dalam perpolitikan nasional.

"Yang susah itu meloloskan partai ke Senayan karena ambang batas parlemen lumayan tinggi," ujar pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah itu.

(Tribunnews.com/Sri Juliati/Vincentius Jyestha Candraditya/Chaerul Umam)

Penulis: Sri Juliati
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas