Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Terkait Perlakuan Tidak Manusiawi WNI ABK di Kapal RRT, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Indonesia telah dan akan terus meminta otoritas RRT untuk memberikan kerjasama yang baik dengan otoritas Indonesia untuk penyelesaian kasus ini

Terkait Perlakuan Tidak Manusiawi WNI ABK di Kapal RRT, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia
Larasati Dyah Utami
Menteri luar negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi dalam konferensi pers daring, Kamis (7/5/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan empat hal yang akan dilakukan pemerintah terkait dengan kasus perlakuan tidak manusiawi terhadap WNI ABK selama bekerja di kapal-kapal ikan milik perusahaan Tiongkok. 

Hal tersebut disampaikan Retno dalam Press Breifing Kementerian Luar Negeri via video conference pada Minggu (10/5/2020).

Pertama,  memastikan hak-hak ABK WNI terpenuhi. 

Kedua, kasus ini juga akan ditindaklanjuti secara tegas melalui proses hukum secara paralel baik oleh otoritas RRT maupun otoritas Indonesia. 

Ketiga, Indonesia akan memaksimalkan penggunaan mekanisme kerja sama hukum dengan otoritas RRT dalam penyelesaian kasus ini. 

Keempat, Indonesia telah dan akan terus meminta otoritas RRT untuk memberikan kerjasama yang baik dengan otoritas Indonesia, sekali lagi, dalam rangka penyelesaian kasus ini.

Baca: Menlu Retno Langsung Minta Klarifikasi Dubes China Soal Perlakuan Buruk yang Dialami ABK Indonesia

RetnoM mengatakan, pemerintah Indonesia juga mengutuk perlakuan tidak mansuiawi terhadap WNI ABK selama bekerja di kapal-kapal milik perusahaan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Hal itu karena perlakuan terhadap WNI ABK tersebut telah menciderai hak-hak asasi manusia. 

"Kita mengutuk perlakuan yang tidak manusiawi yang dialami para ABK kita selama bekerja di kapal-kapal milik perusahaan RRT. Berdasarkan informasi atau keterangan dari para ABK maka perlakuan ini telah mencederai hak-hak asasi manusia," kata Retno. 

Halaman
123
Penulis: Gita Irawan
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas