Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

BNPB Mencatat Lebih Dari 1.300 Bencana Terjadi di Indonesia Hingga Akhir Mei 2020

Fenomena hidrometeorologi mendominasi kejadian bencana dari awal Januari hingga akhir Mei 2020.

BNPB Mencatat Lebih Dari 1.300 Bencana Terjadi di Indonesia Hingga Akhir Mei 2020
TRIBUN KALTIM/TRIBUN KALTIM/Nevrianto Hardi Prasetyo)
Ilustrasi Banjir- Warga berada di pemukiman Jalan Kesehatan Dalam, Gang Haji Nusu 2 RT 02 da RT 03 Kelurahan Temindung Permai Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda Kalimantan Timur, Kamis (28/5/2020).Aktifitas warga korban banjir terendam sejak Jumat (23/5/2020) serba terbatas, meski banjir mulai surut dari kadalaman 1 meter jadi sekitar 40 centimeter.(TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Fenomena hidrometeorologi mendominasi kejadian bencana dari awal Januari hingga akhir Mei 2020.

Data BNPB, Minggu (31/5/2020), mencatat lebih dari 1.300 bencana terjadi dengan korban meninggal dunia 188 jiwa.

Kejadian berupa banjir masih tinggi dibandingkan jenis bencana hidrometerologi lainnya, seperti tanah longsor dan angin puting beliung.

Banjir biasanya dipicu salah satunya intensitas hujan yang tinggi.

Baca: Kerusuhan di AS Meluas, Bangunan Sekitar Gedung Putih Dibakar Pengunjuk Rasa, Jam Malam Diberlakukan

"Data BNPB hingga hari ini mencatat kejadian banjir sebanyak 532 kali. Banjir juga berdampak paling tinggi terhadap kerugian, baik korban jiwa dan kerusakan material," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam siaran persnya, Minggu(31/5/2020).

Sepanjang Januari hingga Mei 2020, total korban meninggal akibat banjir berjumlah 128 jiwa, luka-luka 119 dan hilang 7.

Sedangkan dampak pengungsian yang pernah terjadi, BNPB mencatat lebih dari 2 juta warga mengungsi karena banjir.

Total kerusakan rumah akibat banjir hingga akhir Mei ini mencapai ribuan.

Kerusakan rumah dengan kategori rusak berat (RB) berjumlah 2.689 unit, rusak sedang (RS) 1.218 dan rusak ringan (RR) 4.094. Kerusakan pada sektor publik sebagai berikut, fasilitas pendidikan 295 unit, peribadatan 369, kesehatan 25 dan perkantoran 46.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas