Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KontraS: Teror Diskusi UGM Tunjukkan Orde Baru Hanya Berubah Rupa

Peneliti KontraS Rivanlee Anandar mengatakan aksi tersebut menunjukkan masih adanya praktek orde baru dalam sistem pemerintahan saat ini.

KontraS: Teror Diskusi UGM Tunjukkan Orde Baru Hanya Berubah Rupa
Via Tribun Manado
Beredar diskusi bertema pemberhentian presiden diberhentikan karena dicap makar. (Twitter). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) angkat bicara soal terjadinya teror dan ancaman kepada panitia dan narasumber diskusi yang diadakan oleh mahasiswa Constitusional Law Society (CLS) Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada.

Peneliti KontraS, Rivanlee Anandar mengatakan aksi tersebut menunjukkan masih adanya praktek orde baru dalam sistem pemerintahan saat ini.

"Pembubaran diskusi di masa ini semakin menunjukkan bahwa orde baru hanya berubah rupa, tapi masih ada dalam sistem pemerintahan hari ini," ujar Rivanlee, ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (31/5/2020).

Rivanlee mengatakan kampus merupakan tempat tumbuhnya nalar kritis.

Oleh karena itu, sudah seharusnya ruang kebebasan di kampus dijamin oleh negara.

Apalagi menurutnya hal itulah yang membedakan kampus dengan kantor.

Dia menambahkan pembubaran diskusi tersebut termasuk ke dalam isu kebebasan berkumpul.

"Isu ini merupakan isu fundamental yang rentan mendapatkan tantangan untuk ditegakkan. Karena pembatasan kebebasan berkumpul pasca reformasi cenderung berulang seperti pra-reformasi," kata dia.

"Pembatasan terhadap kebebasan berkumpul paling sering menggunakan alasan seperti melanggar ketertiban umum atau mengganggu stabilitas keamanan," imbuh Rivanlee.

Diberitakan sebelumnya, Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Dr. Ni'matul Huda, S.H., M. Hum diduga mendapatkan perlakuan tidak nyaman berupa intimidasi dari orang yang tak dikenal.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas