Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rusuh di Amerika Serikat

Kata SBY soal Kerusuhan di AS: Julukan Negara Super Power hingga Kemungkinan Trump Gunakan Militer

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menulis artikel panjang terkait demonstrasi dan kerusuhan di Amerika atas tewasnya George Floyd

Kata SBY soal Kerusuhan di AS: Julukan Negara Super Power hingga Kemungkinan Trump Gunakan Militer
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Keenam RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato saat malam kontemplasi di Kediamannya di Puri Cikeas, Jakarta, Senin (9/9/2019). Malam Kontemplasi tersebut memperingati 18 tahun Partai Demokrat, 70 tahun Susilo Bambang Yudhoyono dan 100 hari wafatnya Ibu Ani Yudhoyono. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menulis artikel panjang terkait demonstrasi dan kerusuhan di Amerika Serikat atas tewasnya pria kulit hitam, George Floyd

SBY menuliskan artikel berjudul 'AMERIKA, ARE YOU OK?' itu di laman Facebooknya, Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (3/6/2020). 

Dalam artikelnya itu, SBY menuliskan berbagai hal mulai dari julukan Amerika sebagai negara super power hingga kemungkinan Presiden Amerika, Donald Trump, menggunakan kekuatan militer untuk meredam demonstrasi. 

Berikut artikel SBY sebagaimana dikutip Tribunnews.com

Ada kobaran api di Amerika. Ada kerusuhan dan penjarahan di banyak kota. Suasananya seperti “perang”. Puluhan ribu tentara yang ada di wilayah (national guard) sudah dikerahkan dan diterjunkan. Ribuan pengunjuk rasa dan perusuh ditahan. Banyak pula kota yang memberlakukan jam malam.

Dunia tercengang.

Apa yang sesungguhnya terjadi? Mengapa Amerika jadi begitu? Inilah pertanyaan yang muncul di banyak negara.

Ternyata masyarakat internasional bukan hanya tercengang. Muncul pula protes-protes yang menunjukkan solidaritasnya dengan komunitas kulit hitam Amerika itu. Kita saksikan, paling tidak terjadi di 14 kota besar di dunia ~ London, Paris, Berlin, Copenhagen, Milan, Dublin, Krakow, Perth, Sydney, Auckland, Christchurch, Vancouver, Toronto, dan Rio de Janeiro.

Baca: Respons Mantan Presiden George Bush Soal Aksi Unjuk Rasa Bela Floyd di Amerika Serikat

Saya tidak ikut-ikutan tercengang. Cuma merenung. Dan mau bertanya sedikit “Are you OK, Amerika”? Yang bertanya begini mungkin banyak. Di seluruh dunia. Bukan hanya saya.

Saya tidak termasuk orang yang anti Amerika. Atau anti Barat.

Halaman
1234
Penulis: Daryono
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas