Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sekjen PAN: Sesuai Arahan Zulkifli Hasan, Kita Ingin Pertahankan Ambang Batas Parlemen 4 Persen

Partai Amanat Nasional (PAN) menilai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold tidak perlu dinaikkan lagi.

Sekjen PAN: Sesuai Arahan Zulkifli Hasan, Kita Ingin Pertahankan Ambang Batas Parlemen 4 Persen
HandOut/Istimewa
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) menilai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold tidak perlu dinaikkan lagi.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan, ambang batas parlemen sebesar 4 persen telah menghilangkan 13,5 juta suara pada Pemilu 2019, karena partai yang dipilih tidak lolos ke parlemen.

Karena itu, kata Eddy, jika dinaikkan lagi dari 4 persen maka dikhawatirkan lebih banyak lagi suara dari pemilih tidak terwakili.

Baca: Cerita Penumpang Ojol di Hari Pertama PSBB Transisi: Pakai Helm Sendiri, Kurangi Ngobrol

"Jadi per hari ini, sesuai arahan Pak Zulkifli Hasan (Ketum PAN). Kita ingin tetap mempertahankan 4 persen," ucap Eddy Soeparno kepada wartawan, Jakarta, Senin (8/6/2020).

"4 persen rasanya suara-suara masyarakat sudah terwakili dengan baik, meskipun masih ada yang belum tertampung," tambahnya.

Baca: Pencuri 6 Lembar Sarung Jok Kendaraan Diamankan, Ketahuan Korban Saat Ditawarkan di Facebook

Meski akan mempertahankan 4 persen, kata Eddy, PAN siap melakukan dialog dengan partai-partai lain untuk mencari titik temu, bagaimana mencari formula terbaik dalam menetapkan ambang batas parlemen.

"Dan terkait pemilihan yang akan datang dengan sistem proposional terbuka atau tertutup, tapi pada intinya PAN siap menjalin dialog mencari formula terbaik, tetap berdasarkan konsep suara itu terwakili di lembaga legislatif," kata Eddy.

PPP Tidak Setuju Ambang Batas Parlemen Naik

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak setuju adanya kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas