Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Demokrat: Aneh, Disaat Warga Dilarang Pergi Tapi TKA China Bebas Masuk RI

Seharusnya pemerintah dapat mencegah dan mengantisipiasi bagaimana cara TKA tidak masuk dahulu ke tanah air

Demokrat: Aneh, Disaat Warga Dilarang Pergi Tapi TKA China Bebas Masuk RI
TRIBUN PONTIANAK/GALIH NOFRIO NANDA
ILUSTRASI TKA China- pekerja asing dari PT Jieneng Electrical Power dan PT Bumi Nusantara saat diamankan Direktorat Reskrimum Polda Kalbar dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar di proyek pembangunan PLTU Wilayah I PT PLN di Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Pontianak, Maret 2013. Pemerintah izinkan 500 TKA asal China masuk ke Indonesia di tengah pandemi corona. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Demokrat asal Kendari Sulawesi Tenggara Umar Arsal menyayangkan kehadiran 156 tenaga kerja asing (TKA) asal China di Kota Kendari.

"Ini tidak adil disaat warganya dilarang berpergian karena virus corona, tapi sebaliknya tenaga kerja asal Tiongkok itu dengan bebas masuk tanah air," kata Umar dalam keteranganya, Jakarta, Rabu (24/6/2020) malam.

Baca: Menumpang Pesawat Carter, Gelombang Pertama TKA China Tiba di Kendari

Baca: Kuasa Hukum: Pemecatan Ruslan Buton dari TNI Karena Dia Tolak TKA China Masuk ke Maluku

Baca: Relaksasi PSBB Dikhawatirkan untuk Beri Kemudahan TKA China Masuk ke Indonesia

Menurut Umar, seharusnya pemerintah dapat mencegah dan mengantisipiasi bagaimana cara TKA tidak masuk dahulu ke tanah air dengan kondisi saat ini.

"Anehnya bangsa belum begitu pulih sudah mengijinkan masuk Kota Kendari," ucap mantan anggota DPR dua periode itu.

Ia menyebut, keberadaan para TKA akan menimbulkan rasa tidak percaya dari masyarakat terhadap pemerintah, terlebih saat ini dalam negeri sedang menghadapi Covid-19.

"Jelas-jelas virus corona datangnya dari China tapi kenapa pemerintah begitu mudah memasukan. Jadi saya kira mohon pemerintah harus jelas apa yang dirasakan masyatakat," ucapnya.

Diketahui, 156 TKA China telah mendarat menggunakan maskapai Lion Air pukul 20.30 Wita.

Mereka terbang dari Ghuangzou China lalu ke Malaysia. Selanjutnya rombongan TKA China tiba di Bandar Udara Sam Ratulangi Manado dan melanjutkan ke Bandara Haluoleo.

Usai turun dari pesawat, para TKA China melewati pintu keluar khusus. Dengan pengawalan ketat aparat, para TKA ini dibariskan satu persatu lalu masuk dalam mobil sedan.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas