Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kapolri Ingin 100 Pengedar Narkoba Cepat Dieksekusi Mati

Kapolri Jenderal Idham Aziz menungkapkan ada 100 pengedar narkoba dijatuhi hukuman mati sepanjang 2020.

Kapolri Ingin 100 Pengedar Narkoba Cepat Dieksekusi Mati
Tribunnews/JEPRIMA
Kapolri Jenderal Idham Azis. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Aziz menungkapkan ada 100 pengedar narkoba dijatuhi hukuman mati sepanjang 2020.

Dia berharap vonis itu segera dieksekusi.

Hal itu disampaikan Idham Aziz dalam sambutan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 1,2 ton di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/6/2020).

Menurut Idham, tindakan tegas eksekusi merupakan salah satu cara untuk memutus rantai peredaran narkoba dan memberikan efek jera kepada para pengedar dan pengguna narkoba.

Baca: 100 Pengedar Narkoba Divonis Mati pada 2020, Kapolri: Mudah-mudahan Cepat Dieksekusi

"Saya barusan di ruang Polri direktorat narkoba, dalam kurun 2020 ini saja kurang lebih kurang sudah ada 100 yang divonis mati karena narkoba di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan cepat dieksekusi itu," kata Idham.

Idham juga mengajak kepada Kejaksaan Agung untuk tidak ragu memberikan tuntutan yang seberat- beratnya kepada para pengedar narkoba.

"Mumpung teman-teman jaksa ada, teman-teman pengadilan ada, kita ajukan, tuntut yang berat, vonis," ujar mantan Kepala Bareskrim Polri itu.

Idham mengaku heran masih ada upaya penyelundupan narkoba dalam jumlah besar di Indonesia saat pandemi Covid-19.

Baca: Kapolri: Oknum Polisi yang Tersangkut Kasus Narkoba Harus Dihukum Mati

"Kita tidak bisa bayangkan di saat situasi negara kita dalam keadaan musibah pandemi begini, betapa banyaknya uang yang dijadikan untuk membeli ini dan menghancurkan generasi bangsa," jelas dia.

Idham pun mengintruksikan seluruhan anggota kepolisian untuk menindak tegas para penyelundup dan pengedar narkoba di Indonesia.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas