Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

HUT Kemerdekaan RI

Istana: Paskibaraka HUT Ke-75 RI Diambil dari Anggota Tahun 2019

Heru menambahkan, tidak ada perekrutan anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-75 RI tahun 2020.

Istana: Paskibaraka HUT Ke-75 RI Diambil dari Anggota Tahun 2019
THE JAKARTA POST/SETO WARDHANA
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) melakukan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun 2019 di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Upacara yang dipimpin oleh Presiden Jokowi tersebut dihadiri oleh perwakilan negara sahabat, tamu undangan, dan masyarakat umum. THE JAKARTA POST/SETO WARDHANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) hanya 3 orang dan 1 orang cadangan pada peringatam HUT ke-75 RI.

Heru menjelaskan, ketiga orang itu akan diambil dari anggota Paskibraka tahun 2019 lalu.

"Kami ambil dari Paskibraka 2019, yang 2019 pada saat itu tidak naik artinya yg inti di 2019," kata Heru saat jumpa pers terkait Peringatan HUT Ke-75 RI di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Baca: Istana: Tidak Ada Perekrutan Anggota Paskibraka HUT Ke-75 RI

Heru menambahkan, tidak ada perekrutan anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-75 RI tahun 2020.

Hal itu terkait pembatasan orang yang akan mengikuti peringatan upacara bendera di halaman Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (17/8/2020) mendatang.

"Kami melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak merekrut (Paskibraka,red) di 2020," jelas Heru.

Baca: Istana: Anggota Paskibraka HUT ke-75 RI Hanya 3 Orang

Heru menjelaskan, alasan terkait tak adanya rekrutmen Paskibaraka 2020 karena sangat memperhatikan kesehatan masyatakat.

Selain itu, ini bagian dari penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Sekali lagi kita sayangi kesehatan nyawa masyarakat dan protokol kesehatan yang harus kita junjung tinggi," kata Heru.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas