Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gempa 7 Juli Pertanda Gempa Besar akan Terjadi? BMKG: Sulit Diprediksi, Tetap Patut Kita Waspadai

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengaku sulit memprediksi apakah rentetan gempa 7 Juli pertanda akan terjadi gempa besar.

Gempa 7 Juli Pertanda Gempa Besar akan Terjadi? BMKG: Sulit Diprediksi, Tetap Patut Kita Waspadai
https://twitter.com/infoBMKG
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengaku sulit memprediksi apakah rentetan gempa pada Selasa (7/7/2020) pertanda akan terjadi gempa besar. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengakui sulit memprediksi apakah rentetan gempa pada Selasa,  7 Juli 2020, kemarin pertanda akan terjadi gempa besar.

Namun, Rahmat tetap memberikan catatan penting untuk masyarakat mewaspadai kemungkinan tersebut.

"Hal ini sulit diprediksi, tetapi dengan adanya rentetan aktivitas gempa ini tentu patut kita waspadai."

"Karena dalam ilmu gempa atau seismologi, khususnya pada teori tipe gempa itu ada tipe gempa besar yang kejadiannya diawali dengan gempa pendahuluan atau gempa pembuka," ucap Rahmat seperti keterangan tertulis yang diterima Tribunnews, Rabu (8/7/2020).

Rahmat juga menuturkan, setiap gempa besar hampir dipastikan didahului dengan rentetan aktivitas gempa pembuka.

Tetapi rentetan gempa yang terjadi di suatu wilayah juga belum tentu berakhir dengan munculnya gempa besar.

"Inilah karakteristik ilmu gempa yang memiliki ketidakpastian (uncertainty) yang tinggi yang penting juga untuk kita pahami," tegasnya.

Baca: Jepara dan Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 SR & 4 SR Selasa 7 Juli 2020, Tidak Berpotensi Tsunami

Diketahui sebelumnya, BMKG mencatat setidaknya pada Selasa kemarin, terjadi empat kali gempa bumi di sejumlah wilayah Indonesia.

Gempa pertama terjadi di utara Jepara berkekuatan M 6.1 yang terjadi pagi pukul 05.54 WIB, kemudian dilanjutkan dengan gempa Selatan Banten M 5.1 pukul 11.44 WIB.

Pada pukul 12.17 WIB kembali terjadi gempa di Selatan Garut M 5.0 dan disusul gempa Selatan Selat Sunda M 5.2 pada 13.16 WIB.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas