Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Inilah 3 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Miskin Paling Banyak di Indonesia

Sebagai informasi, penduduk yang dikategori dalam kelompok miskin yaitu penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Inilah 3 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Miskin Paling Banyak di Indonesia
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Kawasan kumuh di salah satu sudut Kota Jakarta. Angka kemiskinan di Indonesia bertambah sebagai dampak dari pandemi corona. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masyarakat Indonesia masih banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Sebagai informasi, penduduk yang dikategori dalam kelompok miskin yaitu penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Garis kemiskinan pada Maret 2020 yakni sebesar Rp 454.650 per kapita per bulan.

Kemudian, naik sebesar 3,2 persen jika mengambil perbandingan dengan September 2019 silam.

Rata-rata garis kemiskinan per rumah tangga pada Maret 2020 sebesar Rp 2,12 juta per bulan, naik sebesar 5,01 persen ketimbang September 2019 yang berjumlah Rp 2,02 juta.

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, garis kemiskinan per rumah tangga ini adalah nilai rata-rata rupiah minimum yang harus dikeluarkan oleh rumah tangga untuk memenuhi kebutuhannya supaya tidak dikategorikan miskin.

Baca: Agar Masyarakat Tinggalkan BBM Premium, Pertamina Diskon Harga Pertalite, Berlaku di Provinsi Ini

Baca: Sulawesi Selatan Jadi Provinsi di Luar Jawa dengan Kasus Baru Covid-19 Terbanyak

Tukang rongsokan tengah istirahat di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (22/4/2020). Di tengah pandemi Covid-19 dalam situasi yang sangat berat, pemerintah mengumumkan akan terjadi peningkatan jumlah angka kemiskinan hingga 3,78 juta orang.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Tukang rongsokan tengah istirahat di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (22/4/2020). Di tengah pandemi Covid-19 dalam situasi yang sangat berat, pemerintah mengumumkan akan terjadi peningkatan jumlah angka kemiskinan hingga 3,78 juta orang.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Bukan hanya itu, jumlah dan persentase atau angka kemiskinan, dimensi lain yang harus  diperhatikan yaitu  kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.

BACA SELENGKAPNYA --->

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: haerahr
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas