Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Yodi Prabowo Positif Amphetamine, Polisi: Efeknya Meningkatkan Keberanian yang Luar Biasa

Yodi Prabowo dinyatakan meninggal dunia karena bunuh diri dan positif mengonsumsi amphetamine.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Yodi Prabowo Positif Amphetamine, Polisi: Efeknya Meningkatkan Keberanian yang Luar Biasa
Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo
Polisi menunjukkan barang bukti kasus tewasnya Editor Metro TV Yodi Prabowo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM -- Polisi saat ini tengah merilis misteri tewasnya Editor Metro TV Yodi Prabowo.

Dilansir dari iNews TV Sabtu (25/7/2020), Dokter Ahli Forensik, dr Arif mengungkap penyebab kematian Yodi Prabowo.

Menurutnya, Yodi Prabowo meninggal dunia karena luka tusuk di lehernya akibat bunuh diri.

Selain itu, berdasarkan hasil forensik ditemukan bahwa urine Yodi Prabowo mengandung amphetamine.

"Hasil pemeriksaan kami saat jenazah diterima, sudah membusuk lanjut, kami temukan dalam pemeriksaan bahwa kami menemukan luka tusuk di dada," jelas dr Arif.

Selain itu, ia menyebut bahwa di dalam leher korban ditemukan luka yang memotong tenggorokan tapi tidak memotong pembuluh darah balik.

"Kami tidak menemukan kekerasan lain selain itu, kesimpulan mati karena kekerasan," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian ia juga mengungkap adanya hasil urine korban yang positif amphetamine.

"Kemudian dilakukan tes narkoba, hasilnya urine ada amphetamine positif," jelasnya.

Ia juga menyebut kalau korban meninggal 5-3 hari sebelum dilakukan pemeriksaan.

Baca Selengkapnya ====>>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas