Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Puncak Arus Balik Diprediksi 2 Agustus 2020, Warga Diminta Atur Waktu Perjalanan

arus mudik-balik pada libur Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Puncak Arus Balik Diprediksi 2 Agustus 2020, Warga Diminta Atur Waktu Perjalanan
Tribunnews/Jeprima
Sejumlah kendaraan bermotor melintas di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2020). Arus kendaraan pribadi di Jakarta pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi memiliki persentase sama dengan kondisi normal, kendaraan bermotor roda dua memiliki porsi sebesar 72,8 persen disusul kendaraan roda empat 26,5 persen dan kendaraan bus atau truk sebanyak 0,7 persen. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Istiono, meminta para pemudik mengatur dan menyesuaikan waktu perjalanan

Menurut dia, upaya itu dilakukan untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas pada saat arus balik menuju ke DKI Jakarta, pada libur Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang diprediksi puncak kepadatan arus lalu lintas pada Minggu 2 Agustus 2020.

"Kami khawatir kalau para pemudik tidak bisa menyesuaikan kondisi di lapangan, kemacetan tidak bisa dihindarkan. Untuk itu, pulang balik lebih awal akan lebih baik. Dan perjalanan akan lebih nyaman," ujarnya, Sabtu (1/8/2020).

Dia menjelaskan, arus mudik-balik pada libur Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca: Putra Dikeroyok Orang Tak Dikenal Karena Retas Situs NASA? Ini Penjelasan Polisi

Sebab, pada saat ini masih dalam masa pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19), sehingga masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan dan memperhatikan imunitas tubuh.

Dia mengimbau para pemudik apabila merasakan kelelahan dan kecapekan di jalan untuk segera istirahat di rest area. Rest area akan dimaksimalkan. Namun, jika rest area sudah dipenuhi pemudik, maka akan diberlakukan sistem buka tutup setiap 2 jam.

Selain itu, juga perlu dilakukan patroli secara terus menerus agar tidak ada kendaraan yang berhenti di bahu jalan tol. Untuk itu, diharapkan kesiapsiagaan penuh jajaran untuk antisipasi arus balik ini.

"Jangan memaksakan diri untuk terus jalan. Keselamatan adalah hal yang utama," ujarnya.

Untuk diketahui, jumlah kendaraan yang melintasi Tol Cipali pada Idul Adha 2020 ini meningkat dibanding tahun lalu. Peningkatan diperkirakan mencapai 40 persen. 
 

 
 

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas