Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

2 Kasus Pelecehan Seksual Berkedok Riset, Gilang 'Bungkus Jarik' dan Dosen BA 'Swinger'

Sama-sama berkedok riset, dua pelaku ini lakukan pelecehan seksual. Mulai dari bungkus jarik hingga penelitian swinger

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 2 Kasus Pelecehan Seksual Berkedok Riset, Gilang 'Bungkus Jarik' dan Dosen BA 'Swinger'
Warta Kota
Ilustrasi pelecehan seksual. 

TRIBUNNEWS.COM - Belum rampung kasus Gilang 'bungkus-membungkus jarik' di Surabaya, publik dibuat heboh dengan kasus baru pelecehan seksual dosen di Yogyakarta.

Kali ini kasus dugaan pelecehan seksual terungkap dilakukan seorang dosen perguruan tinggi di Yogyakarta.

Dosen berinisial BA itu melakukan pelecehan seksual dengan modus penelitian tentang seks swinger.

BA pun diduga menggunakan kedok riset sama halnya dengan mahasiswa Unair Surabaya, Gilang untuk melancarkan hasrat seksual.

Bagaimana faktanya?

Baca: Soal Pelecehan Seksual Berkedok Riset Swinger, Akankah Pelaku Dibawa ke Jalur Hukum?

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (Serambi Indonesia/Net)

1. Riset Swinger BA

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, terungkapnya kasus dugaan pelecehan seksual oleh BA diungkap oleh seorang korban, IA melalui akun Facebook-nya baru-baru ini. 

Rekomendasi Untuk Anda

Unggahan IA kemudian menjadi viral di Facebook.

Dikutip dari Kompas.com, dalam unggahannya, IA mengatakan, BA menghubunginya pada Januari 2019.

Sebelum menghubungi, BA mengajak berteman di akun Facebook-nya.

Baca: Tanggapi Kasus Fetish Kain Jarik, Polda Jawa Timur Buka Posko Pengaduan Korban Pelecehan Seksual

Awalnya BA menjalin komunikasi via chat Facebook.

"Dia mengaku akan melakukan penelitian, membantu penelitian temannya yang dari psikolog. Dia membantu penelitian sosial," ucap IA.

Diungkapkannya, BA sempat telepon sebanyak dua kali.

Namun, pembicaraan dalam telepon itu dirasa aneh.

"Saya blokir pada tahun itu juga setelah telepon dua kali kok aneh, kemudian saya blokir. Sebelum itu saya tidak pernah mengenal dia," urainya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas