Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kinerja Menteri Jokowi

Menteri Diminta Bergerak Lebih Cepat Laksanakan Arahan Presiden

Seharusnya Jokowi mengganti pembantu yang tidak mampu mengimbangi kerjanya untuk segera memperbaiki keadaan.

Menteri Diminta Bergerak Lebih Cepat Laksanakan Arahan Presiden
ist
Ketua Umum Relawan Jokowi atau ReJO, HM Darmizal MS 

Ditegaskan mantan pimpinan Komisi Pengawas (Komwas) DPP Partai Demokrat ini, saat ini para menteri harus benar-benar fokus dan sepenuhnya menjalankan visi presiden.

Tidak ada visi menteri. Apalagi menteri yang ingin membangun citra atau punya agenda untuk target politiknya pada 2024.

"Tidak ada visi menteri, yang ada visi presiden. Maka semua harus bergerak sesuai cara yang sudah digariskan. Jangan punya agenda lain kecuali hanya menjalankan visi presiden atau minggir sekalian," ujar Darmizal.

Pria berdarah Minang ini meyakini, presiden Jokowi ikhlas dan siap mempertaruhkan reputasinya.

Joikowi tidak akan pernah letih mencintai bangsa Indonesia yang hebat ini.

Namun pak Jokowi juga harus dibantu tokoh yang semangatnya sama. Untuk itu, reshuflle adalah obat pahit yang dapat memperbaiki keadaan.

"Banyak tokoh ekonomi kerakyatan dan merakyat yang siap berjuang sejalan dengan presiden Jokowi hingga 2024 yang sudah semakin dekat".

"Kini saatnya pemulihan ekonomi dan kehidupan rakyat. Presiden perlu menteri yang paham betul tentang tugasnya," kata Darmizal.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo alias Jokowi menunjukkan kekecewaannya kepada menteri yang dianggap bekerja lamban dan berkinerja rendah dalam menghadapi dampak Covid-19.

Kali ini, hal yang disoroti Jokowi perihal sense of crisis para pembantunya dimasa pandemi Covid-19 yang dianggapnya kurang dimiliki para menteri.

Tercatat, sudah tiga kali Kepala negara mengungkapkan kekesalannya tersebut pada rapat kabinet.

"Di Kementerian-kementerian, di lembaga ini, aura krisisnya belum betul-betul belum. Masih sekali lagi kejebak pada pekerjaan harian, enggak tahu prioritas yang harus dikerjakan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

Ikuti kami di
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas