Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ma'ruf Semangati Para Peneliti dan Inovator RI yang Belum Berhasil: Jangan Berhenti Berinovasi

Ma'ruf mengamini bahwa ada keterbatasan yang dimiliki dalam mengembangkan inovasi, baik secara lokasi atau apa pun.

Ma'ruf Semangati Para Peneliti dan Inovator RI yang Belum Berhasil: Jangan Berhenti Berinovasi
Dokumentasi setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberi semangat kepada para peneliti dan inovator dalam perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2020, terlebih bagi mereka yang belum berhasil.

"Bagi para peneliti dan inovator yang belum berhasil, jangan berhenti berinovasi dan terus berusaha. Saya sangat yakin suatu hari nanti akan berhasil menemukan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi bangsa dan negara," kata Ma'ruf dalam sambutannya secara virtual, Senin (10/8/2020).

Ma'ruf mengamini bahwa ada keterbatasan yang dimiliki dalam mengembangkan inovasi, baik secara lokasi atau apa pun.

Baca: Perayaan Harteknas 2020, Wapres Dorong Masyarakat Sadar Pentingnya Budaya Iptek dan Inovasi

"Tunjukkan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana bukan menjadi halangan untuk terus berkarya," katanya.

Apresiasi kepada para peneliti dan inovator yang berhasil pun diberikan oleh Ma'ruf.

Salah satunya kepada para peneliti yang meluncurkan 57 produk inovasi Covid-19 pada 20 Mei lalu.

"Saya harap peluncuran produk-produk baru hasil karya anak bangsa dapat terus dilaksanakan sehingga dapat mendorong ekonomi bangsa ini.

Dalam acara Hakteknas 2020, diketahui ada penandatanganan kerja sama antara Kemenristek/BRIN dengan Kementerian Desa dan PDTT dalam pengembangan dan pemanfaatan inovasi teknologi untuk desa “Desa Berinovasi”.

"Saya berharap langkah ini dapat menjadi salah satu cara dalam mendorong budaya inovasi di desa-desa dan masyarakat pada umumnya. Semakin banyak yang berinovasi, terutama di tingkat desa (grassroot) maka semakin baik bagi perekonomian Indonesia," katanya.

"Semoga kegiatan ini dapat mendorong inovasi menjadi solusi berbagai persoalan bangsa serta dapat meningkatkan daya saing, kemandirian, dan pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas