Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Legislator PKS Sebut Pemerintah Minim Terbosan Tangani Pandemi Covid-19

sulit membalikkan kontraksi ekonomi menjadi pertumbuhan positif baik dilihat dari indikator ekonomi maupun kesehatan.

Legislator PKS Sebut Pemerintah Minim Terbosan Tangani Pandemi Covid-19
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
TES SWAB PCR UNTUK WARTAWAN -Sebanyak 150 orang wartawan mengikuti tes swab PCR yang digelar oleh Dewan Pers bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta. di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). Kegiatan yang merupakan wujud kepedulian terhadap wartawan ini sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mengingat para wsrtawan menjadi salah satu garda terdepan dalam memberitakan hal yang berkaitan dengan wabah Covid-19 yang bersinggungan dengan banyak orang di lapangan. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI fraksi PKS Amin Ak menyebut pemerintah minim terobosan dalam menangani pandemi Covid-19.

Hal itu menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang berkontraksi dapa kuartal kedua 2020.

Menurutnya, sulit membalikkan kontraksi ekonomi menjadi pertumbuhan positif baik dilihat dari indikator ekonomi maupun kesehatan.

Hal itu disampaikannya menanggapi lambannya realisasi program pemulihan ekonomi nasional saat ini.

Baca: Tiga Orang di Madiun Positif Corona, Sebelumnya Datang Kondangan Tak Pakai Masker dan Bersalaman

Hingga tersisa enam pekan triwulan III, dana stimulus pemulihan ekonomi sebesar Rp 695,2 triliun baru terserap 20 persen.

“Sebaiknya pemerintah tidak memberikan optimisme berlebihan kepada rakyat dengan proyeksi-proyeksi ekonomi yang sulit direalisasikan. Lebih baik mengajak seluruh komponen masyarakat bersiap menghadapi resesi, dan membantu pemerintah menyelesaikan masalah pandemi covid dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata Amin kepada wartawan, Kamis (13/8/2020).

Menurut anggota dewan Dapil Jatim IV (Kabupaten Jember dan Lumajang) itu, pemerintah sebaiknya mencontoh China dan Vietnam yang ekonominya sudah pulih karena memprioritaskan pengendalian pandemi.

"Bagaimana rakyat mau optimis ekonomi akan membaik jika kurva jumlah kasus Covid-19 masih terus naik, tak kunjung melandai," ucapnya.

“Pelonggaran PSBB di tengah tren jumlah kasus harian dan kematian terus meningkat risikonya malah kian menyebabkan lambatnya pemulihan ekonomi. Resesi bisa berlangsung singkat jika masalah utamanya, penularan pandemi, bisa dikendalikan," lanjutnya.

Ia mengatakan pemerintah jangan memaksakan diri menghindari resesi pada triwulan III 2020, sehingga mengabaikan fondasi kuat bagi ekonomi dalam jangka panjang.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas