Tribun

Deklarasi KAMI Disebut Gerakan Moral, Adian Napitupulu Menilai Ini Akan Menjadi Gerakan Politik

Adian Napitupulu menganggap gerakan KAMI akan menjadi gerakan politik karena ada Dewan Deklalator sebagai penentu suara dan sikap organisasi.

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Garudea Prabawati
Deklarasi KAMI Disebut Gerakan Moral, Adian Napitupulu Menilai Ini Akan Menjadi Gerakan Politik
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (12/6/2020) 

TRIBUNNEWS.COM - Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dilaksanakan di Tugu Proklamasi di Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (18/08/2020).

Dalam deklarasi tersebut dihadiri tiga presidium KAMI yakni Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo, Profesor Rochmat Wahab, dan Din Syamsuddin.

Presidium KAMI, Din Syamsuddin menegaskan koalisi ini merupakan gerakan moral.

Sementara itu, Politisi PDI-P, Adian Napitupulu mengkritisi struktur organisasi KAMI.

Menurutnya dalam organisasi tersebut anggota tidak memiliki kewenangan berbicara atas nama organisasi.

"Sudah dijelaskan dalam jatidiri poin kelima tidak boleh seorangpun berbicara ketika tidak berbicara atas nama KAMI ketika tidak melalui Dewan Deklalator," ujarnya dilansir YouTube Kompas TV, Selasa (18/8/2020).

Hal tesebut diungkapkan Adian dalam acara Sapa Indonesia Malam Kompas TV.

Aiman selaku pembawa acara menanyakan ke Adian tentang bahaya dari struktur organisasi KAMI.

"Ini organisasi apa, organisasi ini sudah membelengu para anggotanya untuk menyikapi  situasi ini.  Mereka bergabung dalam organisasi tapi pernyataannya pernyataan pribadi nantinya."

"Inikan mengganggu kerja mereka, diatur koridornya. Selama dalam koridor itu harusnya bisa berbicara atas nama KAMI," ungkap anggota DPR RI ini.

Baca: Terkait Tuntutan KAMI, Begini Tanggapan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas