Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Eks Dirut Transjakarta Berpindah-Pindah Tempat Selama Menjadi Buronan Dua Tahun Terakhir

Nurwinardi mengatakan eks Direktur Utama Transjakarta Donny Sarmedi Saragih sempat berpindah-pindah tempat selama buron dua tahun terakhir.

Eks Dirut Transjakarta Berpindah-Pindah Tempat Selama Menjadi Buronan Dua Tahun Terakhir
IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Nurwinardi mengatakan eks Direktur Utama Transjakarta Donny Sarmedi Saragih sempat berpindah-pindah tempat selama buron dua tahun terakhir.

"Yang bersangkutan itu memang berpindah-pindah (selama buron, Red)," kata Nurwinardi saat dihubungi, Senin (7/8/2020).

Namun demikian, ia tidak menjelaskan secara lebih rinci ihwal pelarian Donny Saragih selama buron. Yang jelas, persembunyiannya terakhir di salah satu apartemen di Jakarta Utara.

 

Dia mengatakan saat penangkapan terpidana tidak melakukan perlawanan.

"Pada saat kita lakukan penangkapan dia tidak melakukan perlawanan. Kalau ditanya sedang apa, yang jelas dia sedang bersembunyi," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan eks Direktur Utama Transjakarta Donny Sarmedi Saragih tidak berlangsung mudah. Pada malam saat operasi penangkapan, mereka sempat mencurigai satu titik namun ternyata terpidana tidak ada di tempat.

Diketahui, operasi penangkapan itu dilakukan tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Operasi senyap tersebut dilakukan pada Jumat (4/9/2020) malam.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Ashari Syam mengatakan seluruh tim gabungan itu sebelumnya berkumpul pada satu titik yang dicurigai jadi tempat persembunyian dari Donny Saragih.

Sayangnya, pelaku ternyata tak ada di tempat tersebut. Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait lokasi pertama yang sebelumnya dicurigai oleh tim gabungan kejaksaan.

"Kita kan waktu itu menunggu semua di satu titik itu, kan tidak ada pergerakan tidak ada apa," kata Ashari saat dihubungi, Sabtu (5/9/2020).

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas