Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gus Nur Ditangkap Polisi

Refly Harun Siap Diperiksa Bareskrim untuk Klarifikasi Video Wawancaranya Bersama Gus Nur

Refly Harun mengaku siap seandainya penyidik Polri akan melakukan pemanggilan terkait klarifikasi video wawancaranya bersama Gus Nur.

Refly Harun Siap Diperiksa Bareskrim untuk Klarifikasi Video Wawancaranya Bersama Gus Nur
Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri berencana memanggil Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun untuk memberikan kesaksian dalam kasus ujaran kebencian yang membelit Suri Nur Rahardja alias Gus Nur.

Menanggapi hal itu, Refly Harun menyampaikan pihaknya siap seandainya penyidik Polri akan melakukan pemanggilan guna mengklarifikasi video wawancaranya bersama Gus Nur.

"Tanpa skenario, mengalir begitu saja. Kalau dipanggil memberikan keterangan saya akan datang," kata Refly dalam keterangannya, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Bareskrim Bakal Periksa Refly Harun Terkait Video Wawancaranya Bersama Gus Nur

Menurut Refly, konten wawancaranya bersama Gus Nur merupakan bentuk kolaborasi yang telah disepakati keduanya.

Sebaliknya, sebuah kolaborasi pembuatan konten adalah hal yang lumrah di kanal YouTube.

"Intinya kolaborasi konten antar sesama youtuber yang biasa dilakukan youtuber," tandas Refly.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri bakal memeriksa Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun terkait kasus ujaran kebencian yang membelit Suri Nur Rahardja alias Gus Nur.

Hal itu lantaran pernyataan Gus Nur melecehkan NU ada dalam video wawancaranya bersama Refly Harun.

Baca juga: Motif Gus Nur Sebarkan Ujaran Kebencian, Kecewa NU Sekarang Beda dengan NU yang Dulu

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono mengatakan seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan ujaran kebencian itu akan diperiksa oleh kepolisian.

Dalam kasus ini, ada dua video yang dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas