Tribun

POPULER NASIONAL: PA 212 Tanggapi Kekesalan Megawati yang Dituduh PKI | Pengumuman Hasil CPNS 2019

Simak berita populer nasional selama 24 jam terakhir, dari PA 212 yang menanggapi kekesalan Megawati hingga pengumuman hasil seleksi CPNS 2019.

Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Whiesa Daniswara
POPULER NASIONAL: PA 212 Tanggapi Kekesalan Megawati yang Dituduh PKI | Pengumuman Hasil CPNS 2019
Kolase Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha & Twitter.com @BKNgoid
Simak berita populer nasional selama 24 jam terakhir, dari PA 212 yang menanggapi kekesalan Megawati hingga pengumuman hasil seleksi CPNS 2019. 

TRIBUNNEWS.COM - Simak berita populer nasional selama 24 jam terakhir.

Berita dimulai dari tanggapan Wakil Sekjen PA 212, Novel Bamukmin, mengenai kekesalan Megawati Soekarnoputri yang sering dituduh sebagai PKI.

Ada pula berita tentang pembukaan Kartu Prakerja gelombang 11.

Selanjutnya, Politikus Gerindra, Habiburokhman, menyebut pihak-pihak yang mengajak pembangkangan sipil menolak pembayaran pajak sebagai bentuk penolakan Undang-Undang Cipta Kerja, dapat dipidanakan.

Baca juga: POPULER NASIONAL: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW | BLT Subsidi Gaji Termin 2 Cair Pekan Depan

Baca juga: POPULER INTERNASIONAL: Fakta Presiden Perancis yang Hina Islam | Pria Hidup Mengandalkan Voucher

Terakhir yakni mengenai pengumuman hasil seleksi CPNS 2019 yang akan diumumkan hari ini, Jumat (30/10/2020).

Dirangkum Tribunnews.com, berikut daftar berita populer nasional:

1. PA 212 Tanggapi Kekesalan Megawati yang Dituduh PKI

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha)

Wakil Sekjen PA 212, Novel Bamukmin, angkat suara mengenai kekesalan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang sering dituduh PKI hingga saat ini.

Menurut Novel, jika tidak ingin dituduh PKI, Megawati dan PDIP harus menunjukkan penolakan terhadap paham komunisme.

"Mega kalau tidak mau dituduh PKI maka sikapnya harus tegas menolak PKI atau paham komunisme dalam partainya. Juga Megawati harus jelas pembelaannya terhadap Pancasila khusus pengamalan terhadap sila pertama," kata Novel saat dihubungi Tribunnews, Kamis (29/10/2020).

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas