Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengangguran Capai 9,7 Juta, Kemnaker Lakukan Upaya Mitigasi

Meski sempat turun di awal tahun 2020, pengangguran di Indonesia kembali meningkat karena pandemi yang berdampak besar untuk sektor ketenagakerjaan.

Pengangguran Capai 9,7 Juta, Kemnaker Lakukan Upaya Mitigasi
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Pencari kerja memadati East Java Talent and Career Exhibition yang digelar di JX International Expo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/9/2019). Sebanyak 5.932 lowongan kerja ditawarkan selama dua hari pada 10-11 September 2019. Job Market Fair ini adalah salah satu program Disnaker Trans Jatim dalam upaya membuka kesempatan kerja sekaligus menurunkan tingkat pengangguran. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan pengangguran di Indonesia telah mencapai 9,7 juta orang berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS).

Meski sempat turun di awal tahun 2020, pengangguran di Indonesia kembali meningkat karena pandemi Covid-19 yang berdampak sangat besar untuk sektor ketenagakerjaan.

“Pengangguran menurut data BPS 9,7 juta orang, seperti yang kita prediksi pengangguran kita tahun 2019 itu 7,50 juta orang. Februari 2020 pengangguran kita turun menjadi 6,9 juta orang. Karena pandemi Covid 19 ini data yang ada di Kemnaker yang terdata ada 2,1 juta orang,” ujar Ida di Jawa Timur, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Menaker Angkat Suara Soal 5 Gubernur yang Abaikan Surat Edaran UMP 2021

Baca juga: Penyaluran BSU Termin 2 Akan Berbeda Dari Sebelumnya, Menaker Ida Beri Penjelasan

Ida berujar pemerintah telah banyak melakukan upaya mitigasi untuk mengatasi dampak dari Covid-19 ini.

Program-program yang dilakukan oleh pemerintah tidak hanya ada di Kementerian Ketenagakerjaan tapi juga di luar kementerian ketenagakerjaan.

“Padat karya diperluas, padat karya yang ada kementerian PUPR, di kementerian desa,” katanya.

Menaker Ida saat menyampaikan sambutan pada Kick-Off the Tripartite Meeting “Pembahasan Peraturan Pelaksana Susbtansi Ketenagakerjaan Undang-Udang Cipta Kerja” di Jakarta, hari Selasa (20/10/2020).
Menaker Ida saat menyampaikan sambutan pada Kick-Off the Tripartite Meeting “Pembahasan Peraturan Pelaksana Susbtansi Ketenagakerjaan Undang-Udang Cipta Kerja” di Jakarta, hari Selasa (20/10/2020). (Humas Kemnaker)

Di Kementerian Ketenagakerjaan sendiri terus melakukan program peningkatan kompetensi melalui  pelatihan-pelatihan, serta memperluas kegiatan perluasan kesempatan kerja,

Termasuk memperbanyak pelatihan-pelatihan kewirausahaan

“Untuk mengisi kekosongan banyaknya kesempatan kerja yang berkurang, serta pasar kerja yang belum begitu optimis, maka pilihan yang kita dorong memperbanyak pelatihan-pelatihan kewirausahaan,” kata Ida

Untuk menangani Covid 19, Ida berujar pihaknya juga memberikan program jaring pengaman sosial, program padat karya produktif, padat karya infrastruktur, pelatihan kewirausahaan baik yang dilakukan di BLK maupun yang dilakukan secara langsung kelompok masyarakat.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas