Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Di Era Pandemi, Pemimpin Perusahaan Tidak Bisa Hanya Pakai Cara Lama

Era kepemimpinan baru harus muncul dari masing-masing pemimpin usaha agar dapat mempercepat pemulihan ekonomi perusahaan serta negara.

Di Era Pandemi, Pemimpin Perusahaan Tidak Bisa Hanya Pakai Cara Lama
Shutterstock
Foto ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kondisi pandemi yang belum bisa diprediksi kapan berakhirnya membuat kepemimpinan CEO, Presiden Direktur, Direktur Utama tidak bisa lagi menggunakan cara lama.

Era kepemimpinan baru harus muncul dari masing-masing pemimpin usaha agar dapat mempercepat pemulihan ekonomi perusahaan serta negara.

Hal ini diamini oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla.

“Dibutuhkan kejelian, pengetahuan. Dalam kondisi apapun dibutuhkan manajer-manajer, CEO-CEO, yang kuat untuk mengetahui apa yang perlu dilaksanakan pada dewasa ini,” ucap JK saat memberikan keynote speech pada e-awarding “Indonesia Most Admired CEO 2020”, yang diselenggarakan secara daring oleh Warta Ekonomi, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Potensi Ekonomi Generasi Muda Perlu Digali untuk Hadapi Tantangan Bonus Demografi

Menurutnya, para pemimpin perusahaan perlu segera mengubah strategi ke arah recovery.

Dari perubahan strategi itu, setidaknya kondisi perusahaan pulih 50 persen di tahun 2021.

Optimisme tersebut diperkuat dengan adanya vaksin yang akan didistribusikan.

“Mengubah strateginya untuk recovery, mempersiapkan. Dengan harapan buat tahun depan mungkin kita dapat recovery 50 persen daripada sebelumnya, tahun 2022 lagi bisa kembali dengan normal, sama dengan tahun 2019 sebelum Covid-19 ini,” katanya.

Diharapkan ke depan, perusahaan bisa tetap berjalan, pegawai yang sebelumnya terpaksa mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa diberdayakan kembali, dan akhirnya mampu meningkatkan kembali daya beli masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas