Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ketum PAN Nilai UU Pemilu Saat Ini Tak Perlu Direvisi

Aturan tersebut tertuang dalam Draf RUU Pemilu Pasal 182 BAB I tentang Peserta Pemilu yang mengatur persyaratan pencalonan. 

Ketum PAN Nilai UU Pemilu Saat Ini Tak Perlu Direvisi
MPR RI
Zulkifli Hasan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Draf Revisi UU Pemilu terbaru melarang eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengikuti Pilkada, Pileg, hingga Pilpres. 

Aturan tersebut tertuang dalam Draf RUU Pemilu Pasal 182 BAB I tentang Peserta Pemilu yang mengatur persyaratan pencalonan. 

Merespons hal itu, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan tak setuju dengan aturan baru itu dalam draf revisi UU Pemilu.

Baca juga: Anggota Baleg Benarkan di Draf RUU Pemilu Tercantum Larangan Eks HTI Ikut Pilkada hingga Pilpres

Sebab, menurutnya revisi UU Pemilu tidak perlu dilakukan.

"Saya mengatakan tadi, kita menghargai pendapat kawan-kawan. Tapi kami tidak setuju itu, biar aja ini dipakai dulu (UU Pemilu saat ini)," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menilai, UU Pemilu saat ini masih relevan untuk digunakan sampai 4 pemilu ke depan.

Baca juga: Tegaskan Sikap PAN terkait UU Pemilu, Zulhas: Belum Saatnya Direvisi

Wakil Ketua MPR RI itu menegaskan PAN masih mendukung UU Pemilu yang berlaku saat ini.

Namun, dia tetap menghargai sikap fraksi-fraksi lain yang menginginkan agar UU Pemilu direvisi.

"Undang-undang ini masih layak, masih bagus, masih bisa 2-3 kali Pemilu lagi," ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas