Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2024

Wacana JK dan Megawati Maju Pilpres 2024, Pengamat : Senior Turun Gunung Karena Tren Mengizinkan 

Pengamat Hendri Satrio nilai wajar wacana JK dan Megawati maju Pilpres 2024 karena tren saat ini mengizinkan wacana tersebut. 

Wacana JK dan Megawati Maju Pilpres 2024, Pengamat : Senior Turun Gunung Karena Tren Mengizinkan 
Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, di Kantor LBHI, Jakarta, Jumat (11/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ahli hukum tata negara Refly Harun menilai, dua politisi senior Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla (JK) berpeluang maju di Pilpres 2024 mendatang. 

Terkait hal itu, pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai wacana tersebut sebagai hal yang wajar.

Dia mengatakan tren saat ini mengizinkan wacana tersebut. 

"Ya boleh aja, kan nggak ada larangan untuk maju lagi. Bahkan mungkin selain Megawati dan JK ada Prabowo ya. Jago-jago senior yang juga turun gunung, karena mungkin memang trennya mengizinkan untuk itu," ujar Hendri, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (25/1/2021). 

Baca juga: Wacana JK dan Megawati Maju Pilpres 2024, Pengamat : Rakyat Sulit Menerima

Hendri menyoroti kemungkinan Megawati dan Prabowo yang dinilainya memiliki peluang atau kans lebih besar maju dalam Pilpres 2024.

Sebab mereka memiliki partai politik (parpol) dan menjabat sebagai ketua umum. 

"Megawati dan Prabowo lebih punya kans untuk maju karena mereka punya parpol. Jusuf Kalla ini yang agak, dia harus diminta lah. Tapi kan Jusuf Kalla dekat juga dengan beberapa parpol seperti Golkar dan PKS. Jadi sangat mungkin maju," kata dia. 

Di sisi lain, baik Megawati maupun JK disebut Hendri bisa dipertimbangkan oleh masyarakat nantinya dengan kondisi tertentu. 

Kondisi yang dia maksud adalah dimana negara Indonesia membutuhkan sosok senior berpengalaman untuk menghadapi masalah. Setidaknya selama satu periode. 

"Kalau dilihat dari track record nya baik Megawati dan JK memang punya pengikut yang bagus. Apalagi kalau kemudian kondisi negara memang menginginkan sosok-sosok senior yang berpengalaman yang kemudian memegang kondisi negara minimal satu periode gitu. Maka nama Megawati dan JK sangat mungkin dipertimbangkan," tandasnya. 

Baca juga: Refly Harun Sebut Bisa Saja JK dan Megawati Maju Pilpres 2024, Begini Alasannya

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas