Tribun

Indeks Persepsi Korupsi RI Melorot, Eks Jubir KPK: Menyedihkan

Febri juga menyoroti indeks yang mengalami penurunan paling tajam pada 2020 yaitu korupsi terkait sektor bisnis.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Indeks Persepsi Korupsi RI Melorot, Eks Jubir KPK: Menyedihkan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Biro Humas Febri Diansyah menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan kesedihannya begitu mengetahui Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia melorot dari angka 40 ke 37.

Pendiri kantor hukum Visi Integritas ini mempertanyakan, apakah salah satu faktor anjloknya IPK atau Corruption Perception Index (CPI) RI pada 2020 diakibatkan dampak dari Revisi Undang-Undang KPK.

"Ini juga menyedihkan. Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia turun dari 40 ke 37. Kita di rangking 102 dari 180 negara. Padahal rata-rata CPI Asia Pasific 45 & global 43. Komitmen Pemberantasan Korupsi Indonesia memburuk. Dampak revisi UU KPK & pelemahan KPK?" cuit Febri lewat akun Twitter @febridiansyah yang dikutip Tribunnews.com, Jumat (29/1/2021).

Sembari menyertakan data yang dirilis Transparency International Indonesia (TII) ini dalam cuitannya, kata Febri melorotnya IPK RI harusnya menjadi perhatian bagi pemerintah, parlemen, peradilan, dan pihak terkait lainnya.

“Cukupkah ini jadi warning bagi pemerintah, parlemen, peradilan, dll? Indeks Indonesia memburuk di 5 dari 9 indikator. 3 tetap, 1 naik tipis,” tulisnya.

Febri juga menyoroti indeks yang mengalami penurunan paling tajam pada 2020 yaitu korupsi terkait sektor bisnis.

“Lihat indeks yang paling menukik turun: korupsi terkait sektor bisnis. Nggak mungkin bicara investasi dan pertumbuhan ekonomi tanpa komitmen pemberantasan korupsi,” katanya.

Sebagaimana diketahui, penilaian IPK didasarkan pada skor.

Angka 0 berarti sangat korupsi sedangkan 100 sangat bersih.

Baca juga: IPK Indonesia Melorot, KPK Ingatkan Bencana Buka Celah Korupsi

Indonesia berada di angka 40 atau di bawah rerata Asia Pasifik yaitu 45 dan global 50.

  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas