Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polri Enggan Ungkap Sakit yang Diderita Maheer At-Thuwailibi, Keluarga Bantah Isu soal Penyiksaan

Polri menyebutkan sakit yang diderita Maaher At-Thuwailibi adalah sensitif, dan dapat mencemari nama baik keluarga.

Polri Enggan Ungkap Sakit yang Diderita Maheer At-Thuwailibi, Keluarga Bantah Isu soal Penyiksaan
kolase tribunnews
Maheer At-Thuwailibi yang menjadi tersangka ujaran kebencian kini meninggal dunia, Senin (8/2/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Ustaz Maheer At-Thuwailibi dikabarkan meninggal dunia di Rumah Tahanan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Senin (8/2/2021) malam.

Namun, hingga saat ini Polri enggan menjelaskan secara gamblang apa penyakit yang diderita oleh Ustaz Maheer.

Dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, tidak bisa menyampaikan sakit yang diderita Ustaz Maheer karena disebut sakit yang sensitif.

"Saya tidak bisa menyampaikan sakitnya apa karena ini adalah sakit yang sensitif. Ini bisa berkaitan dengan nama baik keluarga almarhum."

"Jadi kita tidak bisa menyampaikan secara jelas dan gamblang, " kata Argo dalam keterangannya, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Polri Ungkap Alasan Tak Kabulkan Permintaan Keluarga Agar Ustaz Maheer Dirujuk ke RS UMMI Bogor

Baca juga: Keluarga Bantah Kabar Almarhum Ustaz Maheer At-Thuwailibi Disiksa di Tahanan Bareskrim: Itu Hoax

Ia kemudian menambahkan. yang terpenting adalah keterangan dari dokter bahwa Ustaz Maheer memang sakit.

Dalam konferensi pers, Argo juga menjelaskan, Ustaz Maheer telah ditahan pada 4 Desember 2020 lalu.

Penahanan dilakukan karena Ustaz Maheer menjadi tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang ITE.

Dalam proses penahanan, disebutkan Ustaz Maheer merasa sakit.

Baca juga: Polri Pastikan Kantongi Rekam Medis Maheer Selama Ditahan di Rutan Bareskrim Polri

Baca juga: Sosok Almarhum Ustaz Maheer At-Thuwailibi di Mata Yusuf Mansyur

Kemudian penyidik mengirim surat ke RS Polri untuk dilakukan pembantaran

Halaman
1234
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas