Tribun

Imlek 2021

Perayaan Imlek Nasional Matakin Pusat, Anies Baswedan Singgung Kisah Klasik dan Pepatah Kuno China

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2572 Nasional yang digelar Majelis Tinggi Agama

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Perayaan Imlek Nasional Matakin Pusat, Anies Baswedan Singgung Kisah Klasik dan Pepatah Kuno China
Lusius Genik/Trbunnews.com
Tangkapan layar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri Perayaan Imlek 2572 Nasional 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2572 Nasional yang digelar Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Pusat.

Perayaan Imlek Nasional itu digelar secara virtual, Minggu (14/2/2021).

Anies menyebut di Jakarta dan di berbagai belahan dunia merayakan tahun baru Imlek 2572 dengan nuansa yang berbeda.

Bila sebelumnya Imlek diwarnai dengan dentuman suara tambur dari permainan barongsai, kepulan asap di klenteng, tidak demikian tahun 2021 ini.

Baca juga: Semarakkan Imlek, BCA Naikkan Limit Transaksi BagiBagi Menjadi Rp 50 Juta Per Hari

"Perayaan Imlek tahun ini banyak dilaksanakan secara virtual, dikemas dengan cara yang berbeda, mengingat kita semua sedang di dalam masa pandemi," tutur Anies dalam sambutannya.

Bersamaan dengan situasi pandemi Covid-19, bangsa Indonesia sedang dirundung duka atas cobaan bencana yang menimpa saudara-saudara di berbagai wilayah Indonesia lainnya.

Kendati demikian, kata Anies, perlu diingat bahwa dalam sejarahnya, Imlek memberikan hikmah tentang pentingnya persatuan dalam menghadapi semua masalah.

Baca juga: Jumlah Wisatawan di Curug Pangeran Meningkat Saat Libur Imlek

Ada satu kisah di Tiongkok tentang Imlek yang menyatakan, dengan gotong-royong masyarakat desa bekerjasama mengusir raksasa yang menggangu desa itu.

"Kisah klasik ini banyak hikmahnya dan relevan dengan situasi sekarang," ucap Anies.

"Saat ini kita berhadapan dengan pandemi, ada bencana alam, dan ini justru harus menjadi kesempatan untuk mengokohkan rasa persatuan dan memupuk optimisme kita," sambung Anies Baswedan.

Ada juga pepatah kuno Tiongkok yang menyatakan, orang optimis melihat kesempatan dalam setiap kesulitan.

Baca juga: Libur Tahun Baru Imlek, 264 Ribu Kendaraan Terpantau Tinggalkan Jabodetabek

Sementara yang pesimis melihat kesulitan walau di depannya ada kesempatan.

Senada dengan pepatah itu, Anies mengajak semua umat Konghucu dalam Perayaan Imlek 2572 Nasional itu untuk mencari kesempatan baik di tengah situasi pandemi Covid-19.

"Marilah kita melihat momen pandemi ini, momen kesulitan ini, untuk mencari kesempatan, untuk mencari peluang, agar kita bisa kembali kuat, kembali bangkit dalam suasana persatuan, dalam suasana persaudaraan," tutur Anies Baswedan.

Anies juga berharap agar momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2572 menjadi tonggak untuk memupuk rasa optimisme masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Saling menopang, saling memupuk optimisme, dan semua nanti harapannya bisa membuat kita semua lebih cepat melewati masa penuh ujian ini. Selamat tahun baru Imlek 2572 Kongzili," pungkas Anies Baswedan.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas