Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Gejolak di Partai Demokrat

Profil Dipo Alam, Mantan Seskab Era SBY yang Beri Pesan Menohok ke Moeldoko: Tergoda oleh Kekuasaan?

Berikut ini profil Dipo Alam, mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) Indonesia era SBY.

Profil Dipo Alam, Mantan Seskab Era SBY yang Beri Pesan Menohok ke Moeldoko: Tergoda oleh Kekuasaan?
Kolase Foto
Pernah sama-sama menjadi anak buah SBY, Mantan Seskab Dipo Alam sentil tindakan Moeldoko jadi Ketum Demokrat versi KLB: Berharap Adab TNI Dijaga, Kini Pupus. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini profil Dipo Alam, mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) Indonesia era SBY.

Dipo Alam memberi pesan menohok pada Moeldoko, Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB).

Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) Indonesia Dipo Alam ikut beri tanggapan soal ramainya gejolak Partai Demokrat yang tengah bergulir.

Seperti diketahui hawa politik Partai Demokrat kian memanas, setelah adanya isu kudeta oleh sekelompok orang, pemecatan 7 kader, penyelenggaraan KLB di Deli Serdang, hingga pengangkatan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Bak memercik api terhadap kekuasaan Partai Demokrat yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dipo Alam sentil Moeldoko melalui unggahan cuitan di twitternya.

Dalam unggahan tersebut terdapat foto dirinya menjabat tangan Moeldoko, saat dilantik sebagai Panglima TNI.

Dan saat itu di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dipo Alam memberikan pesan menohok, soal pupusnya adab kekeluargaan TNI yang seharusnya dijaga dalam kepatutan, kekompakan, kesatuan dan kehormatan pada seniornya.

Baca juga: Gejolak di Demokrat Makin Panas, AHY Dilaporkan ke Bareskrim, KLB Digugat ke Pengadilan

Baca juga: Demokrat Versi KLB Tegaskan Tak Pernah Ajak Gatot Nurmantyo untuk Kudeta,Jangan asal Bunyi

Baca juga: Peserta KLB Demokrat Deli Serdang Ini Mengaku Terima Uang Rp 100 Juta Usai Ikut Kongres

"Ketika dilantik oleh Presiden SBY di Istana, saya Selamati Panglima TNI Moeldoko, sambil pandang matanya: berharap adab kekeluargan TNI dijaga dalam kepatutan, kekompakan, kesatuan dan kehormatan pada seniornya...kini PUPUS, tergoda oleh kekuasaan..?"

Halaman
1234
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas