Andi Mallarangeng: Kisruh KLB Demokrat Jadi Berkah Terselubung Buat Partai
Sejak bergulirnya isu kudeta, Partai Demokrat seolah mendapat panggung tunggal lantaran selalu menjadi topik pemberitaan dan pembicaraan.
Editor: Choirul Arifin
Laporan wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng berterus-terang bahwa kisruh Partai Demokrat akibat pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) yang diinisiasi Jhoni Allen Marbun Cs menjadi blessing in disguise atau berkah terselubung.
Sejak bergulirnya isu kudeta, kata Andi, Partai Demokrat seolah mendapat panggung tunggal lantaran selalu menjadi topik pemberitaan dan pembicaraan.
Andi juga melihat bahwa masyarakat luas kini memberikan sentimen positif kepada Demokrat dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Terus terang sebenarnya kami ini blessing in disguise, dalam arti bahwa pemberitaan mengenai Partai Demokrat ini terus dibicarakan dimana-mana, insyaallah ada efek positifnya karena kami lihat sentimennya positif kepada Partai Demokrat dan AHY," ujar Andi saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Senin (15/3/2021).
Baca juga: Terungkap, Ini 10 Nama Kubu KLB yang Digugat Partai Demokrat ke PN Jakarta Pusat
"Rasanya nanti polling Demokrat dan AHY akan naik lagi," imbuh Andi semringah.
Berkah lain yang diperoleh dari isu kudeta yaitu kian gencarnya upaya konsolidasi internal Partai Demokrat.
Baca juga: Bicara Peluang Hasil KLB Demokrat Disahkan, Andi Malarangeng: Tidak Bisa Dijawab Sekarang
"Sekarang kami justru melakukan konsolidasi ke dalam pada saat sekarang ini. Kalau soal polling naik itu alhamdulilah, tetapi yang sebenarnya blessing in disguise adalah ini (konsolidasi internal partai)," ujar Andi.
Andi mengungkapkan, mesin politik Partai Demokrat terus panas semenjak bergulirnya isu kudeta.
Hal ini menjadi keuntungan tersendiri, lantaran kebanyakan partai saat ini mesin politiknya sedang dingin usai mengikuti kontestasi Pilkada 2020.
"Ketika partai-partai lain setelah Pilkada dingin mesinnya karena sudah selesai urusan pilkada dan engga bakal ada Pilkada lagi sampai 2024, Partai Demokrat sekarang ini, di bawah kepemimpinan AHY, justru mesinnya panas sekali sampai ke DPC-DPC," kata Andi.
Konsolidasi internal partai membuat seluruh unsur kepengurusan Partai Demokrat, baik di daerah maupun pusat, menyatakan loyalitas dan soliditasnya.
"Karena kita melakukan konsolidasi. Mumpung sekarang ini, kita ada permasalahan, berkas-berkas struktur kepengurusan, ketua-ketua, semua menyatakan loyalitas dan soliditasnya," ujar dia.
Andi menjelaskan, sebuah organisasi akan menjadi lebih solid ketika mendapat serangan dari luar. Kehadiran KSP Moeldoko dalam kisruh Partai Demokrat dianggap Andi sebagai serangan dari pihak luar.
"Yang berusaha mendongkel kepemimpinan yang sah. Pastilah akan membuat soliditas Secara internal," ujar dia.
Andi mengatakan, bagi Partai Demokrat, kisruh pengambilalihan kepemimpinan dari AHY menjadi blessing in disguise jelang kontestasi politik 2024 mendatang.
"Bagi kami blessing in disguise, modal bagi kita semua untuk terus memanaskan mesin politik Partai Demokrat sampai mudah-mudahan tahun 2024. Kita termasuk yang paling siap untuk bersaing di tahun 2024," ujarnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.