Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gaji PMI Asal NTT Yang Bertahun-tahun Tak Dibayar Kini Bisa Dicairkan, 'Jadi Orang Kaya Dia Tuh'

Satu dari empat PMI asal NTT tersebut, dibantu KBRI, telah mendapatkan hak atas gaji yang harus dibayarkan majikannya.

Gaji PMI Asal NTT Yang Bertahun-tahun Tak Dibayar Kini Bisa Dicairkan,  'Jadi Orang Kaya Dia Tuh'
istimewa
Dubes RI untuk Malaysia, Hermono 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kedutaan Besar RI di Malaysia sedang menangani empat kasus pekerja migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bertahun-tahun tidak dibayar majikannya selama bekerja di Negeri Jiran.

Satu dari empat PMI asal NTT tersebut, dibantu KBRI, telah mendapatkan hak atas gaji yang harus dibayarkan majikannya.

Dubes RI untuk Malaysia Hermono mengatakan, PMI asal NTT yang berhasil dibantu tersebut akan langsung kaya raya setibanya di kampung halaman.

"Kita sedang menangani ada empat kasus warga NTT yang bertahun-tahun tidak dibayar. Satu sudah di KBRI, kemarin baru datang, gajinya sudah dapat. Jadi orang kaya nanti dia tuh pulang ke NTT," ucap Hermono saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: TKI Ilegal Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia, Istri Mohon Bantuan Dana untuk Pulangkan Jenazah

Baca juga: HASIL Babak Pertama Aston Villa vs Arsenal: Ollie Watkins Cetak Gol Cepat, Meriam London Tertinggal

Baca juga: Pembebasan Biaya Penempatan TKI Diundur Hingga Juli, Kepala BP2MI Ungkap Penyebabnya

Sementara tiga kasus PMI asal NTT lainnya yang belum digaji masih dalam penanganan.

Hermono menjelaskan, kasus PMI tidak digaji di Malaysia terus berlanjut lantaran tidak satupun dari mereka berani bersuara.

"Persoalannya, orang NTT, itu tidak digaji bertahun-tahun karena mereka diam saja," ujar Hermono.

Kata Hermono, kebanyakan PMI yang tidak digaji ternyata dijanjikan akan dibayar oleh majikannya sesaat sebelum pulang ke Indonesia.

"Dia (PMI) mau kerja tanpa digaji, ditahan, ternyata dijanjikan mau dibayar ketika mau pulang," ujar Hermono.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas