Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemerintah Gerakkan Kembali Nonton Bioskop dengan Aman

terdapat 2.418 jumlah usaha yang bergerak di sub-sektor film, animasi dan video, dengan jumlah tenaga kerja pada tahun 2019 diproyeksikan lebih dari 5

Pemerintah Gerakkan Kembali Nonton Bioskop dengan Aman
Istimewa
Jumat (19/3/2021) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, didampingi oleh Menteri Perindustrian, menerima audiensi dari para insan perfilman di Loka Kretagama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pada tahun 2016, terdapat 2.418 jumlah usaha yang bergerak di sub-sektor film, animasi dan video, dengan jumlah tenaga kerja pada tahun 2019 diproyeksikan lebih dari 50.000 orang.  

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, alam kesempatan kali ini perwakilan dari perfilman menyampaikan bahwa sejak industri film diangkat dari Daftar Negatif Investasi (DNI) di tahun 2016, industri film Indonesia mengalami peningkatan 20 persen dari segi investasi. 

Pada akhirnya, industri film tanah air mampu tumbuh dan masuk dalam 10 industri film terbesar di dunia, sehingga merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah industri perfilman Indonesia. 

Selanjutnya, Airlangga menanggapi bahwa bioskop sudah dapat dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, tetapi antusiasme masyarakat untuk kembali menonton di bioskop memang belum pulih seperti dulu. 

“Pemerintah pasti mendukung penuh upaya kampanye nonton di bioskop yang aman, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Saya berharap bioskop-bioskop bisa lebih gencar lagi menggaungkan bahwa nonton di bioskop akan tetap aman dengan memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya melalui laman ekon.go.id, Sabtu (20/3/2021). 

Baca juga: Pemerintah Dukung Pemulihan Industri Perfilman Asal Datanya Akuntabel

Menurut dia, kalau stigma aman itu bisa sampai ke publik, mereka akan kembali berani nonton di bioskop dan jika memenuhi persyaratan, nanti akan pemerintah dorong. 

Adapun menutup audiensi kali ini, para insan perfilman yang hadir sepakat untuk membuat lebih rinci lagi terkait ide-ide yang telah disampaikan. 

"Rincian tersebut akan disusun oleh working group yang ada dan tentunya juga didukung oleh riset-riset sebagaimana yang diminta oleh pemerintah," pungkas Airlangga.

Ikuti kami di
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas