Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Zulkifli Hasan Ingatkan Pertarungan Amerika dan Tiongkok Ancam Kedaulatan Bangsa Indonesia

Zulkifli Hasan mengingatkan pertarungan ekonomi dan politik global antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok mengancam kedaulatan bangsa Indonesia.

Zulkifli Hasan Ingatkan Pertarungan Amerika dan Tiongkok Ancam Kedaulatan Bangsa Indonesia
tangkap layar/ tribunnnews.com
Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengingatkan pertarungan ekonomi dan politik global antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok mengancam kedaulatan bangsa Indonesia.

Dia menyebut, selain perang dagang dan eskalasi potensi konflik militer seperti yang terjadi di Laut China Selatan, juga kembali menguatnya sentimen, serta tarik menarik antara ideologi politik, yaitu liberal dengan komunis.

"Kini tentu dengan bentuk dan kompleksitas yang lebih rumit, dua ideologi besar dunia yang berhadapan saya kira tidak lagi mengandaikan benturan antara perdaban."

"Yang terjadi justru terombang ambingnya pendulum ideologi negara-negara di tengah tarung bebas antara dua raksasa global. Keduanya berebut pengaruh dengan berbagai strategi," kata Zulkifli dalam Pidato Kebangsaan yang disiarkan secara virtual, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Terdapat 103 Penembakan Massal di Amerika Serikat sepanjang Tahun 2021, Ini Daftar Lengkapnya

Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, menjabarkan strategi Tiongkok dan Amerika menarik Indonesia ke dalam konflik keduanya.

Tiongkok, kata Zulhas, memlih strategi ekonomi dan perdagangan, kerja sama dan investasi besar-besaran digelontorlan kepada negara-negara berkembang.

"Agar kebijakan politik domestik dan luar negerinya bisa dipengaruhi, salah satu tali kekangnya adalah utang," ujar Wakil Ketua MPR RI itu.

Baca juga: Dalam Webinar Amerika Bersatu, Moeldoko Diperkenalkan Sebagai Ketum Partai Demokrat Versi KLB

Selanjutnya, Amerika juga melakukan hal yang sama. Menurutnya, proyek liberalisasi terus dikerjakan melalui instrumen dan struktur ideologi politik global seperti IMF, World Bank dan lainnya.

"Jika kita lihat Indonesia, dua pengaruh kekuatan global ini sangat terasa, skema utang luar negeri dan investasi Tiongkok termasuk potensi dana besar yang akan masuk melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) yang bernilai miliaran dolar," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas