Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Rizieq Shibab

Rizieq Shihab Minta PN Jaktim Berlaku Adil dalam Menayangkan Jalannya Persidangan

Siaran live streaming itu dilakukan pihak pengadilan saat JPU membacakan dakwaan terhadap tiga perkara yang menjerat dirinya.

Rizieq Shihab Minta PN Jaktim Berlaku Adil dalam Menayangkan Jalannya Persidangan
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Habib Rizieq Shihab (HRS) menyatakan bahwa kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menyeret dirinya adalah bentuk dari kejahatan politis dengan tujuan menghabisi dirinya. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa kasus pelanggaran protokol kesehatan dan hasil Test Swab Muhammad Rizieq Shihab (MRS) meminta secara tegas kepada majelis hakim untuk berlaku adil dalam menyiarkan proses persidangan dirinya.

Hal tersebut dia sampaikan saat sebelum dimulainya sidang lanjutan dengan agenda tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap eksepsi atau nota keberatan pribadinya dalam perkara kasus swab test RS UMMI, Bogor.

"Saya betul-betul merasa sangat dirugikan dan saya lihat ini tindakan diskriminatif dari PN Jaktim, dari yang bertanggung jawab di bidang streaming," kata Rizieq dalam ruang sidang utama PN Jakarta Timur, Rabu (30/3/2021).

Dalam penjelasannya, eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu merasa diperlakukan tidak adil.

Baca juga: Rizieq Shihab Disebut Bertentangan dengan Revolusi Akhlak, Ini Respons Kuasa Hukum

Pasalnya kata dia, saat sidang dijadwalkan dengan agenda pembacaan dakwaan yang disampaikan JPU, pihak pengadilan bersedia menayangkannya secara live streaming.

Siaran live streaming itu dilakukan pihak pengadilan saat JPU membacakan dakwaan terhadap tiga perkara yang menjerat dirinya.

Namun kata Rizieq saat persidangan beragendakan pembacaan eksepsi atau nota keberatan dari pribadinya, pihak pengadilan tidak menayangkan jalannya persidangan.

"Pada saat jaksa membacakan dakwaan baik pada sidang berkas kerumunan petamburan, kerumunan Megamendung maupun RS UMMI, itu semua full ditayangkan sehingga publik se-Indonesia mengetahui dakwaan jaksa," tuturnya

Baca juga: Polisi Ungkap Bukti 2 Terduga Teroris Bekasi dan Condet Pernah Hadiri Sidang Rizieq Shihab

"Begitu saya melakukan eksepsi dengan penasihat hukum, tidak satupun ditayangkan bagian streaming dari PN Jaktim itu yang merugikan saya," ungkapnya menambahkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas