Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Eks Napiter: 'Melawan Terorisme dan Radikalisme itu Bukan Melawan Agama'

Haris Amar Falah menegaskan pemberantasan terhadap radikalisme sama sekali bukan melawan agama.

Eks Napiter: 'Melawan Terorisme dan Radikalisme itu Bukan Melawan Agama'
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Kediaman terduga teroris ZA, Kamis (1/4/2021) pagi, tampak sepi dan terlihat sejumlah warga berdatangan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Haris Amar Falah menegaskan pemberantasan terhadap radikalisme sama sekali bukan melawan agama. Radikalisme dan aksi teror juga bukan bagian dari ajaran agama manapun, termasuk Islam.

Haris Amar Falah adalah seorang mantan narapidana teroris (Napiter) yang ditangkap aparat keamanan saat latihan militer di Aceh pada 2010, dan divonis 4,5 tahun.

Hal ini ia sampaikan dalam diskusi daring Polemik Trijaya bertajuk "Bersatu Melawan Teror", pada Sabtu (3/4/2021).

"Radikalisme dan aksi teror bukan bagian dari ajaran agama manapun. Makanya saya katakan melawan terorisme, melawan radikalisme itu bukan melawan agama," kata Haris.

Baca juga: Aksi Terorisme Libatkan Milenial, Ketua DPD RI Miris

Baca juga: Apa Itu Wahabi dan Salafi? Disebut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sebagai Pintu Masuk Terorisme

Sehingga menurutnya, setiap pihak yang bertanggung jawab mengantisipasi dan mencegah tindakan terorisme, harus punya satu kesepakatan untuk memberantasnya.

Mengingat radikalisme dan terorisme punya daya rusak yang luar biasa. Serta menyasar orang-orang yang tidak bersalah.

"Kita harus punya kesepakatan memberantas ini semua. Karena daya rusaknya luar biasa," ucapnya.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas