Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pemerintah Ambil Alih TMII

TMII Kini Dikelola Oleh Negara, Berikut Sejarah dan Penjelasannya

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diambilalih oleh pemerintahan negara, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021, berikut penjelasannya.

TMII Kini Dikelola Oleh Negara, Berikut Sejarah dan Penjelasannya
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pengunjung berfoto bersama badut di depan Teater Keong Mas Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur - Pengelolan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) resmi diambilalih oleh pemerintahan negara. 

TRIBUNNEWS.COM -  Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kini resmi dikelola oleh negara.

Sebelumnya sudah hampir 44 tahun aset milik negara TMII dikelola oleh Yayasan Harapan Kita.

Keterangan tentang perubahan pengelolaan aset milik negara TMII ini disampaikan melalui Konferensi Kementerian Sekertariat Negara Republik Indonesia, Kamis (7/4/2021).

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan bahwa perbaikan tata kelola aset milik negara TMII diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII, yang isinya menetapkan tentang penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg, sekaligus menandai berakhirnya penguasaan dan pengelolaan TMII oleh Yayasan Harapan Kita.

Baca juga: Setelah Diambil Negara, Fungsi TMII Tidak Akan Berubah

Baca juga: PDI Perjuangan: Selamat Kepada Presiden Jokowi, TMII Kembali ke Pangkuan Pemerintah

Taman Mini Indonesia Indah
Taman Mini Indonesia Indah (www.tamanmini.com)

Sejarah Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur.

Dikutip dari tamanmini.com, area seluas kurang lebih 150 hektar[1] atau 1,5 kilometer persegi ini terletak pada koordinat 6 derajat 18'6.8''LS, 106 derajat 53'47.2''BT.

TMII adalah kawasan yang terdiri dari berbagai macam bentuk bangunan yang menggambarkan berbagai kebudayaan, yang mewakili suku-suku bangsa yang berada di 33 Provinsi Indonesia.

Anjungan provinsi dibangun di sekitar danau dengan miniatur Kepulauan Indonesia, secara tematik dibagi atas enam zona, seperti; Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Tiap anjungan menampilkan bangunan khas setempat.

Di Indonesia, hampir setiap suku bangsa memiliki bentuk dan corak bangunan yang berbeda.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas