Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Jokowi: Hati-hati, Banyak Negara yang Kasus Covid-19 Melonjak Karena Tidak Waspada

Jokowi kembali mengingatkan masyarakat terus berhati-hati terhadap ancaman virus Covid-19 jangan sampai penyebaran kembali melonjak.

Jokowi: Hati-hati, Banyak Negara yang Kasus Covid-19 Melonjak Karena Tidak Waspada
Freepik
ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan masyarakat terus berhati-hati terhadap ancaman virus Covid-19.

Pasalnya, kata Jokowi, di banyak negara kasus Covid-19 kembali melonjak akibat masyarakat tak waspada.

Padahal, sebelumnya kasus Covid-19 sempat turun.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat pembukaan Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid Tahun 2021 yang disiarkan kalan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (15/4/2021).

"Hati-hati, banyak negara lain sudah turun anjlok Covid-nya, tetapi karena enggak bisa menjaga kewaspadaannya, enggak hati-hati, kemudian meloncat naik lagi," kata Presiden Jokowi.

Baca juga: Sekjen LDP: Wajar Kalau Olimpiade Nantinya Dibatalkan Jika Covid-19 Makin Menyebar di Jepang

Baca juga: Tenaga Medis Jepang yang Divaksinasi Covid-19 Baru 13 Persen

Baca juga: Tahan Tangis, Ussy Sulistiawaty Ungkap Kesedihan saat Positif Covid-19: Sheva Cuma Bisa Ketok-ketok

Presiden pun menyebut, dalam tiga minggu terakhir angka Covid-19 di Tanah Air menunjukkan hasil baik.

Pertama, peningkatan kasus harian Covid-19 berkisar di angka 4.000-6.000.

Padahal, di awal Januari 2021 lalu, jumlahnya mencapai 13.000-15.000 kasus per hari.

"Ini yang harus kita jaga dan harus kita tekan agar terus berkurang," jelasnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Optimistis Industri Otomotif Bangkit Setelah Diterpa Pandemi

Selain itu, Kepala Negara menyebut, bahwa angka kesembuhan terus menunjukan peningkatan.

Saat ini, persentase kesembuhan Covid-19 di Indonesia mencapai 90,5 persen. Angka ini jauh di atas rata-rata dunia.

"Ini juga yang harus dijaga," ucap Jokowi.

Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas