Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penangkapan Terduga Teroris

Polri: 31 Terduga Teroris Ditangkap Usai Insiden Ledakan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Setidaknya 31 terduga teroris telah ditangkap terkait insiden ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan.

Polri: 31 Terduga Teroris Ditangkap Usai Insiden Ledakan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI - Tim Densus 88 dikabarkan menangkap terduga teroris. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setidaknya 31 terduga teroris telah ditangkap terkait insiden ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan pada 28 Maret 2021 lalu.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes pol Ahmad Ramadhan menyampaikan jumlah itu hanya terduga teroris yang ditangkap di daerah Makassar dan sekitarnya.

"Sampai saat ini pasca ledakan bom bunuh diri sudah mengamankan 31 tersangka terorisme di wilayah Makassar dan sekitarnya," kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Terakhir, Densus 88 Antiteror Polri menembak mati seorang terduga teroris berinisial MT (49) pada Kamis (15/4/2021) kemarin.

Baca juga: Terduga Teroris Saiful Basri: Saya Mengikuti Persidangan Habib Rizieq Sebanyak 3 Kali

MT ditembak mati saat Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggerebekan di rumahnya di Makassar pada Kamis (15/4/2021) pukul 11.50 WIB.

"Densus Antiteror Polri melakukan tindakan dimana saat melakukan penangkapan tanpa diduga salah satu terduga atas nama MT (49) melakukan perlawanan dengan sangat agresif," jelas dia.

Menurut Ahmad, MT hendak melawan petugas dengan mengacungkan senjata tajam berjenis samurai kepada petugas. Dia melakukan itu secara membabi buta.

Baca juga: Densus 88 Gandeng Psikolog Saat Tangkap Terduga Teroris, Ini Tujuannya

"Pelaku dengan membawa dan mengacungkan dua pedang yang cukup panjang dan melakukannya membabi buta kepada petugas," ujarnya.

Dijelaskan Ahmad, MT dinyatakan meninggal dunia usai mendapatkan timah panas dari aparat kepolisian.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas