Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PBNU Berikan Ensiklopedia NU ke Kemendikbud untuk Bahan Revisi Kamus Sejarah

Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini memberikan ensiklopedia NU kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

PBNU Berikan Ensiklopedia NU ke Kemendikbud untuk Bahan Revisi Kamus Sejarah
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) memberikan ensiklopedia NU kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini memberikan ensiklopedia NU kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pemberian ensiklopedia ini untuk membantu revisi Kamus Sejarah Jilid I yang sebelumnya tidak memasukkan pendiri NU KH Hasyim Asy'ari.

"Tadi ada beberapa kesepakatan dan PBNU juga menyampaikan dokumen-dokumen resmi ensiklopedia NU," ujar Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini di Kantor PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat (22/4/2021).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyambangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat (22/4/2021). Dia diterima Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyambangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat (22/4/2021). Dia diterima Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Pemberian ensiklopedia NU dilakukan secara simbolik kepada Mendikbud Nadiem Makarim.

PBNU menugasi Ketua LP Ma'arif NU Arifin Junaidi untuk membantu proses revisi tersebut.

"PBNU telah menugasi Arifin Junaedi untuk menjadi salah satu tim perumus untuk menyampaikan masukan agar sejarah ini bisa diluruskan," ucap Helmy.

Seperti diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyambangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jln Kramat Raya, Jakarta Pusat (22/4/2021). Dirinya tiba sekira pukul 14.37 WIB.

Nadiem langsung menemui Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj yang didampingi oleh Sekjen PBNU KH Helmy Faishal Zaini.

Hadir juga anak dari mendiang Presiden Abdurahman Wahid, Yenny Wahid.

Baca juga: Sambangi PBNU, Nadiem Minta Maaf soal Tidak Masuknya KH Hasyim Asyari dalam Kamus Sejarah

Mantan CEO Gojek ini mengatakan pertemuan tersebut untuk meluruskan isu tidak masuknya nama pendiri NU KH Hasyim Asy'ari pada Kamus Sejarah Jilid I yang disusun pada tahun 2017.

"Pertama kesempatan ini untuk bisa meluruskan isu ini. Walaupun ini terjadi disusun dirancang sebelum saya menjadi menteri," ujar Nadiem. 

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas