Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sambangi Kantor DPP Demokrat, Presiden PKS dan Rombongan Disambut AHY

Ini merupakan kunjungan balasan dari PKS, setelah sebelumnya Partai Demokrat mengunjungi Kantor DPP PKS beberapa waktu lalu. 

Sambangi Kantor DPP Demokrat, Presiden PKS dan Rombongan Disambut AHY
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu dan jajarannya menyambangi Kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021) sore.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu dan jajarannya menyambangi Kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021) sore. 

Ini merupakan kunjungan balasan dari PKS, setelah sebelumnya Partai Demokrat mengunjungi Kantor DPP PKS beberapa waktu lalu. 

Pantauan Tribunnews.com, Syaikhu yang didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Aboe Bakar Al Habsyi disambut oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

AHY tampak berdiri di lobi bersama Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya

AHY sendiri nampak berdiri tegap menunggu kedatangan Syaikhu dan rombongannya.

Dia mengenakan kemeja biru muda yang dipandu dengan jas biru tua dengan lambang mercy. 

Baca juga: Moeldoko Tetap Bungkam saat Ditanya Kisruh Partai Demokrat yang Menangkan AHY

Baca juga: Yusril Sambut Baik Koalisi Partai Islam di 2024 Pasca PKS-PPP Bertemu

AHY dan Syaikhu sempat saling bertegur sapa sebentar di lobi tersebut sebelum akhirnya menuju ruang pertemuan. 

Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkap agenda yang akan dibahas dalam pertemuan Demokrat dengan PKS. 

Herzaky mengatakan agenda yang akan dibahas adalah mengenai situasi terkini bangsa ini dan permasalahan-permasalahan kebangsaan dan kerakyatan terkini. 

"Kemudian, seperti apa ikhtiar politik yang bisa dilakukan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance & clean government), mengawal penanganan pandemi, dan penyelamatan ekonomi, serta mengatasi kemunduran demokrasi," kata Herzaky.

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas