Tribun

Reshuffle Kabinet

Kekayaan Bahlil Lahadalia yang Disebut Akan Dilantik Jadi Menteri Investasi, Total Harta Rp 300,4 M

Harta kekayaan Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang akan dilantik sebagai Menteri Investasi pada hari ini, Rabu

Penulis: Daryono
Editor: Garudea Prabawati
Kekayaan Bahlil Lahadalia yang Disebut Akan Dilantik Jadi Menteri Investasi, Total Harta Rp 300,4 M
TRIBUNNEWS/LITA FEBRIANI
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, disebut akan dilantik sebagai Menteri Investasi hari ini, Rabu (28/4/2021). Berikut harta kekayaan Bahlil Lahadalia. 

12. Tanah Seluas 3500 m2 di JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp. 765.000.000

Baca juga: Bicara Reshuffle Kabinet, Fadli Zon Puji Sandiaga Uno dan Kritik Sri Mulyani

13. Tanah Seluas 1350 m2 di JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp. 15.300.000.000

14. Tanah dan Bangunan Seluas 420 m2/600 m2 di KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 30.600.000.000

15. Tanah dan Bangunan Seluas 579 m2/800 m2 di KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 40.800.000.000

16. Tanah dan Bangunan Seluas 750 m2/1200 m2 di JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp. 10.200.000.000

17. Tanah dan Bangunan Seluas 68 m2/195 m2 di JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp. 7.140.000.000

18. Tanah Seluas 335 m2 di SRAGEN, HASIL SENDIRI Rp. 510.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 171.000.000

1. MOBIL, TOYOTA HARIER Tahun 2007, HASIL SENDIRI Rp.90.000.000

2. MOBIL, HONDA CRV Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp. 63.000.000

3. MOBIL, MITSUBISHI PICK UP Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp. 18.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. ----

D. SURAT BERHARGA Rp. 2.012.500.000

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 15.977.209.773

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 300.445.709.773

G. UTANG Rp. ----

H. TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp. 300.445.709.773

Profil Bahlil Lahadalia

Pria kelahiran Banda, Maluku 7 Agustus 1976 ini kini menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Dirinya mengemban jabatan tersebut di era pemerintahan Presiden Jokowi serta Wakil Presiden Amin Maaruf.

Sebelum menjadi Kepala BKPM, Bahlil pernah menjadi karyawan di bank selama enam bulan.

Setelah itu ia berhenti dan memutuskan untuk bekerja di tempat lain.

Baca juga: Nadiem: Pandemi Membuat Orang Tua Berperan Aktif pada Pembelajaran Anaknya

Hingga begitu selesai kuliah, Bahlil Lahadalia dan temannya kemudian membangun perusahaan, dimulai dari perusahaan konsultan keuangan dan teknologi informasi (TI).

Peran Bahlil di perusahaan ini adalah menjadi direktur wilayah Papua.

Tak lama kemudian, Bahlil Lahadalia memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan yang dibangunnya bersama teman-temannya tersebut.

Setelah resign, Bahlil diberi dividen sebesar Rp 600 juta yang kemudian digunakannya sebagai modal untuk membangun perusahaan perdagangan (trading) kayu.

Kini Bahlil memiliki 10 perusahaan di berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai holding company.

Baca juga: Sowan ke Megawati hingga PBNU, Akankah Posisi Nadiem Aman dari Isu Reshuffle Kabinet?

Dikutip dari TribunnewsWiki, Bahlil dibesarkan dari keluarga yang sangat sederhana, bahkan pernah merasakan perjuangan bekerja di lapangan.

Ayahnya merupakan seorang kuli bangunan sedangkan sang ibu bekerja sebagai buruh cuci.

Bahlil Lahadalia sudah memiliki sifat mandiri sejak sekolah dasar, saat itu ia membantu keluarganya dengan menjajakan kue si sekolah.

Bahlil Lahadalia menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay, Jayapura, Papua.

Pada semester enam, Bahlil Lahadalia mengaku pernah menderita busung lapar dan semenjak kejadian itu, Bahlil Lahadalia semakin menguatkan tekadnya untuk keluar dari kemiskinan.

Bahlil Lahadalia sudah memiliki sifat mandiri sejak sekolah dasar, saat itu ia membantu keluarganya dengan menjajakan kue si sekolah.

Ketika di sekolah menengah, Bahlil Lahadalia juga pernah menjadi kondektur hingga part time menjadi sopir angkot.

Bahlil Lahadalia sudah berjuang sejak masih kecil, hingga menjadi pengusaha dan bahkan kini sampai istana.

Berita soal Reshuffle Kabinet lainnya.

(Tribunnews.com/Daryono/Garudea Prabawati)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas