Tribun

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

Komentar Negatif soal Tragedi KRI Nanggala-402, Dua Sosok Ini Terancam Dibui

Dua sosok yang berkomentar negatif terkait tragedi KRI Nanggala-402 terancam dibui hingga 6 tahun lamanya.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Komentar Negatif soal Tragedi KRI Nanggala-402, Dua Sosok Ini Terancam Dibui
Kolase Garry Lotulung/Kompas.com dan Foto Dinas Penerangan Angkatan Laut
Calon Presiden fiktif, Nurhadi dan seorang anggota polisi di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terancam dibui setelah berkomentar negatif soal tragedi tenggelamnya kapal selam TNI KRI Nanggala 402 di perairan Bali. 

Pelaku terancam hukuman penjara enam tahun penjara, sesuai pasal 28 undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE).

Baca juga: KRI Nanggala-402 Tenggelam, Kapal Selam Indonesia Kini Tinggal 4

Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Agustinus David menjelaskan, akan meminta pendapat ahli bahasa terkait unggahan yang ditulis Nurhadi di media sosial.

"Nanti kami akan meminta pendapat ahli bahasa terkait unggahan yang ditulis Nurhadi," ujar dia.

Adapun, dalam postingannya pada Minggu (25/3/2021) lalu, Nurhadi sempat melontarkan kata-kata tak pantas.

Ilustrasi Polisi. Seorang jenderal polisi sempat ditahan karena dugaan LGBT.
Ilustrasi Polisi. Seorang anggota polisi di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terancam dibui setelah berkomentar negatif soal tragedi tenggelamnya kapal selam TNI KRI Nanggala 402 di perairan Bali (Tribunnews.com)

Ia menuliskan "Wadoo knapa kapal selam tenggelam ya. Wadoo knapa pula anda tenggelam dalam selang****** dan di dalam isi kut**** ya."

‎Kendati telah menghapus postingan tersebut, namun tangkapan layar postingannya telah terlanjur beredar di media sosial.

Selain Nurhadi, hal yang sama juga menimpa Anggota Polsek Kalasan, Aipda Fajar Indriawan.

Kini, sosoknya sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait komentar negatif soal tragedi KRI Nanggala-402 di media sosial.

Hal ini dibenarkan oleh Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Kombes Reinhard Hutagaol kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Serda Setyo Wawan Awak KRI Nanggala-402: Saat Suamimu Operasi Kapal Selam, Anggap Sudah Mati

"Sudah tersangka," kata Kombes Reinhard.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas