PROFIL 3 Partai Baru di Indonesia: Partai Gelora, Partai Masyumi Reborn, dan Partai Ummat
Inilah profil tiga partai baru yang meramaikan peta politik di Tanah Air. Ada Partai Gelora, Partai Masyumi Reborn, dan yang terbaru Partai Ummat.
Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie

Satu di antaranya Alfian Tanjung yang pernah terseret kasus ujaran kebencian terhadap Gerakan Pemuda Ansor dan Banser.
Ahmad Yani pun menargetkan, Masyumi dapat mengikuti Pemilu 2024 dan lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
"Tentunya kita namanya partai politik akan menyiapkan diri sebagai badan hukum dan sebagai peserta pemilu."
"Dan tentunya tidak hanya target ikut Pemilu, tetapi kita terget akan lolos dari parliamentary threshold, walaupun kita Masyumi menentang konsep itu," kata Ahmad Yani saat dihubungi Tribunnews, Senin (30/3/2021).
Dalam waktu dekat, Ahmad Yani akan melengkapi susunan kepengurusan Partai Masyumi agar sah sebagai badan hukum partai politik.
Dia menyebut, Partai Masyumi nantinya akan diisi oleh para kaum milenial.
"Saya minta kemarin itu bahwa karena Partai Masyumi ini jangan ditekankan partai lama, partai orang tua."
"Saya minta komposisi kepengurusan untuk diisi 55 persen anak anak muda di bawah 40 tahun lah," ucapnya.
3. Partai Ummat

Terakhir, ada Partai Ummat yang baru saja dideklarasikan pada Kamis minggu lalu oleh Amien Rais.
Dalam deklarasi yang digelar di Yogyakarta, tampak sejumlah tokoh ikut hadir, seperti Neno Warisman, Tasniem Rais, hingga Ustaz Ansufri Idrus Sambo.
"Saya deklarasikan Partai Ummat di persada bumi pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama," ujar Amien Rais, Kamis (29/4/2021).
Mantan Ketua MPR itu lantas menegaskan Partai Ummat akan berjuang dan berkorban demi menegakkan keadilan dan melawan kezaliman.
"Kami Partai Ummat bersama anak bangsa lainya insyaallah akan bekerja, berjuang dan berkorban apa saja untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," kata Amien Rais.
Sebagai ketua umum, Amien Rais menunjuk menantunya Ridho Rahmadi yang merupakan suami Tasniem Rais.
Sementara ia sendiri menjadi Ketua Majelis Syuro.
Tokoh lain yang bergabung dengan Partai Ummat adalah mantan Ketua Umum PBB, MS Kaban dan kini menduduki posisi wakil ketua I Majelis Syuro.
Ada pula Buni Yani, tokoh yang pernah terlibat dalam kasus penyebaran video ujaran kebencian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga mantan kader PAN, Mustofa Nahrawardaya.
Belum sepekan Partai Ummat berdiri, gerakan politik terlihat di berbagai daerah di nusantara.
Sejumlah daerah menunjukkan geliat menyambut partai bentukan Amien Rais ini.
Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Agung Mozin mengungkapkan, inisiator Partai Ummat di seluruh Indonesia terbanyak dari PAN.
"Migrasi inisiator Partai Ummat yang berasal dari berbagai partai dan terbesar adalah PAN," ujar Agung saat dihubungi Tribunnews, Minggu (2/5/2021).
"Mereka itu adalah inisiator dan 66,7 persen itu adalah dari PAN," lanjutnya.
Berdasarkan data yang dijelaskan Agung, per Sabtu (1/5/2021) kemarin, sudah ada 1.137 data yang diinput.
Dari 1.137 orang, sebanyak 66,7 persen atau 158 orang inisiator berasal dari kader PAN.
Setelah PAN, sebanyak 6,3 persen atau 15 orang berasal dari Partai Gerindra, 5,9 persen atau 14 orang berasal dari Partai Bulan Bintang (PBB), kemudian 5,5 persen atau 13 orang berasal dari Partai Golkar.
Agung meyakini, jumlah kader PAN yang bergabung ke Partai Ummat akan semakin banyak.
(Tribunnews.com/Sri Juliati/Chrysna/Chaerul Umam) (Kompas.com/Irfan Kamil/Rakhmat Nur Hakim)