Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

UU Cipta Kerja

Perjuangkan Nasib Buruh, PKS Bakal Konsisten Tolak UU Cipta Kerja 

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan tetap mengawal implementasi Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan belum lama ini. 

Perjuangkan Nasib Buruh, PKS Bakal Konsisten Tolak UU Cipta Kerja 
ISTIMEWA
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati dalam acara bertajuk 'Nasib Buruh Antara Pandemi Berkepanjangan dan Penerapan UU Cipta Kerja', di Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan tetap mengawal implementasi Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan belum lama ini. 

Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati.

Mufida mengatakan sejak awal, PKS adalah Fraksi yang konsisten menolak Ciptaker sejak masih berbentuk RUU dan dibahas di DPR RI. 

Menurutnya, penolakan itu bukan tanpa alasan.

PKS melihat, isi daripada UU Ciptaker lebih banyak merugikan pekerja.

"UU Ciptaker banyak sekali dampaknya pada pekerja. Kemarin saya diskusi di Jakarta Utara tentang perlindungan terhadap perempuan. Buruh perempuan itu sudah pasti sangat terdampak, yang biasanya dapat cuti haid sekarang jadi terkikis dan lain-lain," ujar Mufida, dalam acara bertajuk 'Nasib Buruh Antara Pandemi Berkepanjangan dan Penerapan UU Cipta Kerja', di Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Usai Pendataan dan Pemeriksaan, 22 Anggota Anarko dalam Demo Hari Buruh Dipulangkan Kepolisian

Saat ini, kata Mufida, pemerintah telah mengeluarkan beberapa Peraturan Pemerintah (PP) sebagai turunan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Satu di antara yang disinggung yakni terbitnya PP No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja, Hubungan Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Dengan adanya PKWT tersebut, Mufida menilai tentu akan sangat berdampak signifikan terhadap pekerja Indonesia. 

Sebab sebelum keluarnya UU Cipta Kerja, termasuk PP turunannya seperti aturan PKWT, sudah banyak pekerja kena PHK di masa pandemi Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas