Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Survei Terbaru Indikator: Ganjar Capres Teratas Disusul Anies dan Prabowo

Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait sosok calon presiden (capres) pilihan masyarakat terkini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Survei Terbaru Indikator: Ganjar Capres Teratas Disusul Anies dan Prabowo
Kompas TV
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOM, Dokumentasi @DKIJakarta/INSTAGRAM, Pemprov Jateng) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait sosok calon presiden (capres) pilihan masyarakat terkini.

Hasilnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati urutan pertama. 

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan Ganjar yang memperoleh 15,7 persen dibayangi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tak jauh perolehannya yakni 14,6 persen. 

Kemudian di posisi ketiga ada Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan 11,1 persen.

Selanjutnya ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) dengan 10,0 persen. 

"Adalah empat nama teratas dan relatif berimbang sebagai capres pilihan saat ini. Nama-nama lain yang cukup didukung namun lebih sedikit antara lain Sandiaga Uno dan AHY. Tapi antara Ganjar dan Anies beda tidak signifikan," ujar Burhanuddin dalam rilis survei bertajuk 'Persepsi Ekonomi dan Politik Jelang Lebaran' pada Selasa (4/5/2021). 

Baca juga: Survei Capres Litbang Kompas: Prabowo, Anies, dan Ganjar Bersaing Jika Pilpres Diadakan Saat Ini

Dia menjelaskan bahwa persentase pemilih Ganjar dan Anies sama-sama cenderung stabil atau tidak berbeda jauh dibandingkan hasil survei sebelumnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mas Ganjar meskipun sering peringkat pertama, tapi suara tidak naik dibanding survei sebelumnya. Anies juga demikian suaranya stabil," ungkap Burhanuddin.

Di sisi lain, Burhanuddin menilai peluang di Pilpres 2024 masih terbuka lebar.

Sebab dari hasil survei ini belum terlihat adanya suara dukungan ke calon presiden yang dominan. 

Burhanuddin menilai dari nama-nama yang ada, masyarakat masih terbelah.

Sehingga dia pun mengingatkan agar para kandidat dapat bekerja sebaik mungkin merebut suara dari masyarakat. 

"Poin saya ini masih sangat terbuka untuk 5 tahun ke depan, karena peringkat lima besar tidak dominan. Artinya silakan berkerja sebaik mungkin," tandasnya.

Adapun Survei Indikator Politik Indonesia ini digelar pada 13-17 April 2021.

Survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas