Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

BMKG: 807 Gempa Tektonik Terjadi Sepanjang April 2021 di Indonesia

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan terjadi 807 kali gempa tektonik sepanjang bulan April 2021.

BMKG: 807 Gempa Tektonik Terjadi Sepanjang April 2021 di Indonesia
Surya/Hayu Yudha Prabowo
Warga membersihkan puing rumah yang rusak akibat gempa di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (12/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan terjadi 807 kali gempa tektonik sepanjang bulan April 2021 di wilayah Indonesia.

Koordinator Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono, menyebut jumlah ini lebih kecil dibandingkan bulan Maret 2021.

Sepanjang Maret 2021 gempa tektonik terjadi 916 kali.

"Selama bulan April 2021 didominasi gempa dengan magnitudo kecil (M<5,0) yang terjadi 785 kali."

"Jumlah ini turun dari bulan sebelumnya Maret 896 kali," ungkap Daryono kepada Tribunnews.com, Rabu (5/5/2021).

Peta Gempabumi di Indonesia selama bulan April 2021.
Peta Gempabumi di Indonesia selama bulan April 2021. (BMKG)

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Rabu, 5 Mei 2021: Waspada Cuaca Ekstrem di 25 Wilayah

Sementara itu gempa signifikan (M>5,0) terjadi 22 kali.

Jumlah ini meningkat dari bulan sebelumnya Maret 20 kali.

Adapun gempa dengan guncangan dirasakan oleh masyarakat selama bulan April terjadi 69 kali, meningkat dari bulan sebelumnya Maret, sebanyak 59 kali.

"Kemudian gempa merusak selama bulan April 2021 terjadi dua kali, yakni di selatan Jawa Timur dan selatan Sukabumi," ungkap Daryono.

Diketahui, gempa di Selatan Jawa Timur terjadi pada 10 April 2021 pukul 14.00 WIB.

Keadaan rumah akibat gempa bumi di Jawa Timur (10/4/2021)
Keadaan rumah akibat gempa bumi di Jawa Timur (10/4/2021) (Kementerian PUPR)

Baca juga: Ahli dari BMKG Bantah Teori Konspirasi Tsunami Aceh 2004 Rekayasa Amerika Gunakan Senjata Nuklir

Gempa ini memiliki magnitudo 6,1 dengan kedalaman hiposenter 80 km.

"Gempa menelan korban jiwa sebanyak 10 orang meninggal dunia, lebih dari 100 orang luka-luka dan lebih dari 2.400 rumah rusak," ungkap Daryono.

Kemudian gempa yang merusak kedua terjadi di Selatan Sukabumi pada 27 April 2021 pukul 16.23 WIB.

Gempa ini memiliki magnitudo 5,0 dengan kedalaman 58 km.

"Gempa ini menyebabkan kerusakan pada 6 bangunan rumah, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka," ungkap Daryono.

Baca juga: Pengalaman Penanganan Gempa Bumi Jawa Timur M6,1

Adapun selama bulan April 2021 zona gempa aktif ialah :

1. Aceh-Nias

2. Lampung-Selat Sunda

3. Selatan Jawa Barat

4. Selatan Jawa Timur

5. Lombok, Sumbawa, dan Sumba

6. Laut Maluku

7. Ambon-Seram.

Berita terkait BMKG lainnya

(Tribunnews.com/Gilang Putranto)

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas